Siti Atiqoh Tetap Aktif di Masa Pandemi Covid-19, Ini Rahasianya

- Rabu, 24 Februari 2021 | 12:05 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pandemi Covid-19 membuat banyak kebiasaan orang yang dulu boleh dilakukan, tetapi kini tidak lagi. Pertemuan-pertemuan secara langsung di suatu tempat, dengan menghadirkan banyak orang. Untuk sekedar bertemu dengan teman, kerabat atau kolega pun harus berhati-hati dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Dengan kondisi seperti itu, justru jangan lalu menyerah dan berdiam diri saja di rumah tanpa beraktivitas dan mengerjakan berbagai kegiatan. Pada masa pandemi ini justru harus terus beraktivitas dan melakukan banyak kegiatan yang sudah semestinya dikerjakan, tentu dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Penggerak PKK Jateng Siti Atiqoh Ganjar Pranowo mengaku, pada masa pandemi Covid-19 ini tidak berhenti melakukan berbagai aktivitas. Meski cara-caranya yang berbeda, misalnya, pertemuan-pertemuan besar dengan menghadirkan banyak orang di mana sebelum pandemi secara langsung di suatu tempat, berubah secara virtual.

“Pada awal-awal memang sempat terhenti, semua orang masih meraba-raba cara agar dapat melakukan segala aktifitas di tengah pandemi dengan lancar,” kata Atiqoh saat Prodia Live Talk, di Semarang, Selasa (23/2/2021).

Selain aktivitas sebagai Ketua Penggerak PKK Jateng, juga ada aktifitas-aktifitas lain yang dijalaninya sebagai istri Gubernur Jawa Tengah. Atiqoh juga aktif berolahraga, selama pandemi, seperti sebelumnya. “Justru pada masa seperti ini, harus lebih aktif. Tetapi harus memperhatikan protokol kesehatan,” tambahnya.

Saat ini tidak hanya 3M tetapi juga 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau dengan handsanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas). Vaksin yang diusahakan oleh pemerintah, juga ikut mendukung masyarakat agar bisa kembali beraktifitas. Tetapi, jangan melupakan 5M meski sudah mendapatkan vaksinasi yang saat ini menjadi program pemerintah.

Hal itu diamini dr Meita Hendrianingtyas SpPK(K) Msi Med, di mana pada pandemi saat ini masyarakat bisa terus beraktivitas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Meski sudah mendapat vaksin, 5M harus tetap dilaksanakan. Selain itu, ada hal yang sebenarnya bisa dilakukan masyarakat untuk mendeteksi sejak dini resiko-resiko ketika tubuhnya terpapar Covid-19. Masyarakat sambungnya, jauh-jauh hari bisa melakukan pemeriksaan general check up (GCU) di laboratorium.

“Sayangnya banyak masyarakat yang enggan melakukan GCU karena takut ketahuan penyakitnya, atau merasa sehat-sehat saja sehingga merasa tidak perlu melakukannya,” tutur dr Meita.

Padahal masyarakat perlu mengetahui, apakah mempunyai penyakit bawaan, yang bisa membuat kefatalan ketika terpapar Covid-19, atau tidak. Jika sudah mengetahui lebih dahulu maka penanganannya akan lebih tepat dan cepat, sehingga lebih mungkin untuk diselamatkan.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Ini Bahayanya Duduk Terlalu Lama

Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:26 WIB

Mengenal Enam Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:12 WIB

Waspadai 7 Sayuran Ini, Bisa jadi Pemicu Asam Urat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:21 WIB

Ini Lima Fakta Seputar Mata Minus

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Berikut Manfaat Buah Gayam untuk Kesehatan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:55 WIB

Ini Manfaat Getah Angsana untuk Kesehatan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:12 WIB

Ini Dia Manfaat Probiotik bagi Usus

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:49 WIB

Ini 5 Manfaat Acai Berry, Buah Khas dari Negara Brazil

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:35 WIB
X