Tak Hanya Dewasa, Anak Pun Berisiko Terkena Hepatitis

- Selasa, 15 September 2020 | 13:13 WIB
Ilustrasi istimewa
Ilustrasi istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Penyakit hepatitis tak hanya diderita oleh kalangan orang dewasa, namun juga bisa menyerang anak-anak.

Vaccine Medical Director GlaxoSmithKline Indonesia, dr Deliana Permatasari menjelaskan, Hepatitis A adalah infeksi pada organ hati yang bisa menyebabkan penyakit ringan sampai berat, yang disebabkan oleh virus Hepatitis A. Meskipun jarang terjadi, penyakit Hepatitis A juga dapat menyebabkan kematian.

"Siapa saja bisa terinfeksi virus Hepatitis A, baik orang dewasa maupun anak-anak. Hepatitis A dapat menginfeksi anak-anak, terutama yang tinggal di area dengan sanitasi rendah," kata Deliana, Selasa (15/9).

Penyakit ini erat kaitannya dengan sanitasi. Virus Hepatitis A umumnya menyebar secara fecal-oral. Artinya, anak dapat tertular ketika memegang benda, mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi kotoran orang yang terinfeksi virus ini.

Beberapa skenario penularan Hepatitis A pada anak-anak yang biasanya terjadi adalah jika orang tua terinfeksi atau melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, lalu menyiapkan/memasak makanan tanpa mencuci tangan lebih dulu. Bisa pula lantaran orangtua tidak mencuci bahan makanan/minuman dengan baik.

"Infeksi Hepatitis A biasanya memang tidak menyebabkan penyakit hati jangka panjang (kronis) dan jarang berakibat fatal. Namun, penyakit ini berpotensi menyebabkan gagal hati, terutama pada lansia dan orang yang sudah menderita penyakit hati kronis sebelumnya," ujarnya.

Dia meminta orangtua tidak menganggap remeh pengaruh virus ini terhadap fungsi organ hati. Untuk diketahui, ada beberapa fungsi hati untuk tubuh. Di antaranya menghasilkan empedu untuk pencernaan lemak, menguraikan karbohidrat, lemak dan protein serta menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh dan sebagainya.

Adapun gejala yang bisa menunjukkan seseorang telah tertular virus Hepatitis A, yakni demam, kelelahan, kehilangan selera makan, mual, muntah, sakit perut, urin berwarna gelap, diare, kotoran berwarna tanah liat dan nyeri sendi.

Menurutnya, penularan Hepatitis A bisa dicegah dengan cara memperbaiki sanitasi, seperti penyediaan air bersih dan pembuangan limbah (tinja).
Kemudian membiasakan mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, setelah mengganti popok, dan sebelum menyiapkan makanan. Upaya ini diperlukan untuk mencegah penyebaran virus Hepatitis A.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X