• KANAL BERITA

RSCA Semarang Gelar Seminar Cara Memilih Obat yang Rasional

Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur
Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur

SEMARANG, suaramerdeka.com – Banyaknya obat analgetik (anti nyeri) dan metabolik maka dokter yang menangani pasien, harus up to date mengenai obat-obatan yang ada dan bisa memilih secara tepat serta rasional. Rumah Sakit Columbia Asia (RSCA) Semarang menggelar seminar dokter “Bijak Memilih Obat Metabolik dan Analgetik yang Rasional” agar dokter tepat dalam memilih obat untuk pasien.

Menurut General Manager RSCA Semarang dr Siska Sindhuatmadja MM, pasien saat ini sudah cerdas di mana sebelum memeriksakan diri ke dokter sudah mencari tahu sakit yang diderita dan obatnya seperti apa kemudian baru pergi ke dokter. Saat memeriksakan diri, justru seperti menguji dokter yang memeriksa dengan menanyakan obat yang dipakai.

“Mungkin obat yang dipilih pasien betul tapi belum tentu sesuai dan bermanfaat untuk yang bersangkutan. Karena kondisi orang berbeda-beda demikian pula dengan gejalanya,” kata Siska sela-sela seminar dokter “Bijak Memilih Obat Metabolik dan Analgetik yang Rasional” di Hotel Chanti Semarag, kemarin.

Pemberian obat yang tidak tepat lanjutnya, berpengaruh pada pasien karena beberapa obat anti nyeri menyebabkan nyeri ulu hati. Jika pemberian obat secara tidak tepat, baik dari jenis dari jenis maupun dosisnya justru menyebabkan penyakit atau gejala lain timbul.

Pada seminar ini RSCA menghadirkan empat pembicara, di antaranya dr Ratna Relawati Sp KF yang berbicara mengenai kode etik kedokteran. Dokter dijaga agar tidak salah dalam bertindak, satu di antaranya sebaiknya tidak meracik obatnya sendiri karena sudah dibantu farmasi.

“Apabila dokter meracik ada kemungkinan terjadi kesalahan pasien tidak terlayani dengan baik. Sebaiknya diserahkan ke apotik, etikanya seperti itu,” tambahnya.

Pembicara kedua dr Hamidah Sp S yang berbicara tentang nyeri. Dokter syaraf RSCA ini berbicara mengenai nyeri ringan yang tidak diberi obat atau hanya dengan fisioterapi sampai dengan pemberian obat dan intervensi. Intervensi ini menurunkan nyeri dengan menggunakan sebuah alat dan pasien digetarkan sampai ambangnya turun.

Kemudian dr Ferry Christian Sp JP FIHA yang bicara tentang obat metabolik, di antaranya hiper kolesterol dan hiper glikemi. Ia membagikan, obat-obat apa saja yang digunakan dan dosisnya seperti apa bagi orang sakit jantung karena biasanya ada gula dan kolesterol tinggi.

Terakhir dr Helmi Baedlowi Sp OT M Kes, seorang dokter ortophedi di mana penyakit tulang pasti ada nyeri.


(Puthut Ami Luhur/CN19/SM Network)

  • Tags