• KANAL BERITA

Janin Memerlukan Stimulasi Sejak Dini

dr Eddy Wibowo SpOG (Foto suaramerdeka.com/Eko Fataip)
dr Eddy Wibowo SpOG (Foto suaramerdeka.com/Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bayi yang masih dalam kandungan memerlukan stimulasi sejak dini. Stimulasi pada janin ini diperlukan agar perkembangan otak bayi dapat optimal.

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan SMC RS Telogorejo Semarang, dr Eddy Wibowo SpOG menerangkan, bentuk stimulasi dapat berupa suara/musik, sentuhan, vibroakustik (suara dan getaran), cahaya/sinar serta emosi. Namun demikian, stimulasi yang dilakukan berlebihan justru dapat membahayakan janin.

"Stimulasi sentuhan dilakukan ketika janin bergerak, bisa dengan sentuhan atau pijatan ringan," kata Eddy pada kegiatan kelas parenting ibu hamil yang diselenggarakan SMC RS Telogorejo di rumah sakit tersebut, Sabtu (26/10).

Adapun stimulasi emosi, menurut Eddy, dilakukan dengan mengajak bicara kepada janin. Hal ini bisa dilakukan tidak hanya oleh ibu, tetapi juga ayahnya.

Bentuk rangsangan lainnya dengan relaksasi, senam hamil dan hipnoterapi. Untuk senam hamil, tidak ada aturan khusus yang mengatur tentang frekuensi atau lamanya senam tersebut dilakukan.

"Yang terpenting jangan terlalu capek. Senam hamil tetap diperlukan, boleh dilakukan kapan saja dan berapa kali tergantung kondisi fisik serta disesuaikan dengan kesiapan ibu," ujarnya.

Ia memberikan catatan agar stimulasi dilakukan sedini mungkin, namun tidak secara berlebihan. Selain itu, kegiatan stimulasi pada bayi juga perlu diimbangi dengan makanan sehat serta nutrisi tambahan.

"Sedangkan stimulasi suara dengan mendengarkan musik pada janin, namun dengan irama pelan. Cara ini menurut penelitian yang ada, bisa meningkatkan denyut jantung janin," jelasnya. 

 


(Eko Fataip/CN19/SM Network)