• KANAL BERITA

Cegah Kanker Gunakan Pola Deteksi Dini

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kanker merupakan penyakit yang mematikan sehingga butuh deteksi dini untuk mencegahnya. Kanker juga merupakan penyakit kedua, setelah penyakit jantung yang membutuhkan penanganan ekstra dari para dokter.

"Pasien kanker membutuhkan penanganan holistik, baik itu meliputi psikologis, terapi dan pengobatannya.Untuk mengantisipasi terkena kanker, maka masyarakat harus hidup sehat dan melakukan deteksi dini," tutur Ketua Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin Cabang Semarang) Prof Dr C Suharti PhD SpPD-KHOM, di sela program acara ngobrol gayeng bareng dokter, memperingati Hari Kanker Payudara 3 Oktober 2019 dan Hari Dokter Nasional 24 Oktober 2019.

Menurutnya, deteksi dini kanker sangat penting. Dokter di Puskesmas juga punya peran strategis dalam hal ini. Masyarakat kini juga bisa mengakses aplikasi digital yang sudah dibuat oleh Perhompedin. Menggunakan aplikasi bernama Deteksi Dini Kanker ini dapat dicari segala informasi terkait deteksi dini dan pencegahan kanker. "Tak kalah penting masyarakat juga harus bisa hidup sehat. Baik itu dari makanan, dan gaya hidupnya, "kata dia.

Dapatkan peralatan kesehatan dan kecantikan dengan harga terbaik

Tak boleh sering mengkonsumsi makanan cepat saji, makanan yang diawetkan dengan diasinkan, karena kurang baik. Disebutkannya pengobatan kanker ada beberapa cara, bukan hanya lewat kemoterapi. Dengan obat kemoterapi memang bertujuan menghambat sel kanker.

Namun, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dulu ke pasien, apakah pasien siap dikemo atau tidak. Jika, pasien tidak kuat menjalani kemoterapi, maka tidak dilakukan. ''Kalau kemampuan beraktivitas pasien kurang baik, maka kemoterapi jangan diberikan,'' jelasnya.

Tak kalah penting bagi penderita kanker, yaitu bisa menjaga diri menghindari stres.


(Hari Santoso/CN26/SM Network)