• KANAL BERITA

Memberdayakan Penderita Gangguan Neurologi

WALI KOTA HADIR: Kehadiran Wali Kota Hendrar Prihadi dalam peringatan Hari Cerebral Palsy se-dunia di ruang Semar Cakep di kompleks Kantor Kecamatan Semarang Barat, baru-baru ini. (suaramerdeka.com / dok)
WALI KOTA HADIR: Kehadiran Wali Kota Hendrar Prihadi dalam peringatan Hari Cerebral Palsy se-dunia di ruang Semar Cakep di kompleks Kantor Kecamatan Semarang Barat, baru-baru ini. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Keluarga Alumni STM Pembangunan Semarang (Kamisetembang) kembali menggelar bhakti sosial. Setelah sukses menyelenggarakan bhakti sosial pengobatan gratis dan pembagian sembako tahun 2018 di Desa Sriwulan Kabupaten Demak, kali ini menyelenggarakan peringatan Hari Cerebral Palsy se-dunia, bekerja sama dengan Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D) Semar Cakep, baru-baru ini.

Bertempat di ruang Semar Cakep di kompleks Kantor Kecamatan Semarang Barat, peringatan itu mengambil tema Ada dan Berdaya. Tujuannya memberi semangat dan memfasilitasi anak cerebral palsy atau penderita gangguan neurologi dan perkembangan otak agar kembali berdaya, setara dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hendrar Prihadi mengatakan, keberadaan ruang difabel di Kantor Kecamatan Semarang Barat yang diampu Semar Cakep dapat menjadi role model pemberdayaan kaum difabel di Kota Semarang. Demikian pula kegiatan sosial dan kerja samanya dengan Kamisetambang, dapat menjadi rujukan keikutsertaan paguyuban masyarakat dalam memberdayakan kaum difabel.

Dapatkan promo spesial untuk alat kesehatan dan kecantikan

Koordinator pelaksana Semar Cakep, Fieta menyebut, perhatian pemerintah sangat penting untuk memfasiliasi pemberdayaan kaum difabel di Semarang. Dukungan Kamisetambang juga menjadi penyemangat bagi eksistensi para difabel di Semarang.

Ketua Umum Kamisetambang, Wahyunto menambahkan, komunitas yang dipimpinnya akan rutin dan berada di depan dalam kegiatan sosial dan pendidikan. Ia mengatakan, peringatan Cerebral Palsy itu merupakan langkah strategi Kamisetambang untuk lebih berbhakti kepada masyarakat secara langsung.

Ke depan, lanjut Wahyunto, Kamisetambang akan menggelar seminar-seminar pendidikan untuk guru dalam rangka mendukung kemajuan dunia pendidikan. "Untuk bhakti sosial, setiap tahun secara rutin akan digelar kegiatan Kamisetambang Berbagi di lokasi berbeda," katanya.

Dinas Sosial dan Yayasan Pembinaan Anak Cacat Semarang merespon positif kegiatan sosial Kamisetembang. Desember mendatang, direncanakan menggelar acara bhakti sosial lagi di peringatan Hari Difabel.

 


(Langgeng Widodo/CN26/SM Network)