• KANAL BERITA

Dokter Penyakit Dalam Punya Peran Strategis untuk Sembuhkan Pasien

PEMAPARAN: Dokter spesialis penyakit dalam Heri Nugroho (kiri) dan Budi Setiawan memaparkan rencana pertemuan ilmiah tahunan (PIT) ke 23 tahun 2019, Rabu (25/9). (suaramerdeka.com / Hari Santoso)
PEMAPARAN: Dokter spesialis penyakit dalam Heri Nugroho (kiri) dan Budi Setiawan memaparkan rencana pertemuan ilmiah tahunan (PIT) ke 23 tahun 2019, Rabu (25/9). (suaramerdeka.com / Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dokter spesialis penyakit dalam harus selalu siap mengikuti perkembangan zaman. Mereka dituntut memiliki keilmuan mendalam, serta menguasai pengetahuan kedokteran terbaru.

"Sebab, dokter di bidang ini punya peran sangat penting. Selalu dilibatkan dalam persiapan, proses dan pascaoperasi pembedahan pasien. Peran penting lainnya, misalnya terkait penanganan komplikasi sejumlah penyakit," tutur dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes FK Undip - RSUP dr Kariadi, Dr dr K Heri Nugroho SpPD KEMD.

Dia ditemui disesela pertemuan untuk mempersiapkan pertemuan ilmiah tahunan (PIT) 23 Tahun 2019 yang membahas mengenai pedoman terbaru tentang diagnosis dan tatalaksana di bidang penyakit dalam dengan tema ”Perioperative Approach in Internal Medicine”.

Forum ini diinisiasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Semarang. Muaranya yakni para klinisi khususnya dokter Spesialis Penyakit Dalam (SpPD) dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan klinik dalam membangun diagnosis dan managemen penyakit di bidang penyakit dalam.

"Utamanya juga dalam hal pendekatan perioperative di bidang ilmu penyakit dalam. Langkahnya juga dengan  menggelar kegiatan ilmiah bekerjasama dengan Departemen Penyakit Dalam FK Undip/RSUP Dr Kariadi Semarang," tutur Heri yang juga ketua panitia acara, Rabu (25/9), di RSUP Kariadi.

Forum itu juga merupakan upaya untuk memperkuat kompetensi profesi. Seorang dokter sekaligus dituntut mengikuti perkembangan teknologi mutakhir dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. Baik dari aspek biomolekuler sampai aspek klinik praktis.

Adapun dokter spesialis penyakit dalam konsultan hemato onkologi medik Fakultas Kedokteran (FK) Undip-RSUP dr Kariadi Dr Budi Setiawan SpPD KHOM menambahkan, pertemuan ilmiah tahunan  ini akan mempertemukan banyak kolega mereka di kalangan kedokteran.

Seminar dan workshop yang diselenggarakan pada Jumat sampai Minggu  (27-29/9) bertempat di Hotel MG Setos Semarang ini akan terbuka untuk dokter umum maupun spesialis. Saat ini sudah tercatat 350 peserta yang mendaftar, dan masih dibuka pendaftaran.


(Hari Santoso/CN26/SM Network)