• KANAL BERITA

FK Unissula Inisiasi Simposium Kesehatan Internasional

KETERANGAN: Dekan FK Unissula Setyo Trisnadi dan tim dosen menyampaikan keterangan berkait seminar kesehatan internasional, Kamis (21/8). (suaramerdeka.com / Hari Santoso)
KETERANGAN: Dekan FK Unissula Setyo Trisnadi dan tim dosen menyampaikan keterangan berkait seminar kesehatan internasional, Kamis (21/8). (suaramerdeka.com / Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Simposium bertaraf internasional diinisiasi fakultas kedokteran (FK) Unissula. Forum bertemunya mahasiswa, dosen, cendekiawan, penelitan praktisi bidang kesehatan  ini bertajuk "International Symposium on Human's Health and Aging Sciences (ISHHAS) 2019".

''Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Gumaya Semarang pada 23-25 Agustus. Selain simposium juga workshop, yang tentunya akan dihadiri delegasi dari berbagai daerah,'' tutur Ketua Panitia Simposium Dr Siti Thomas Zulaikhah di kampus Jl Kaligawe, Semarang, Rabu (21/8). Hadir juga Dekan FK Unissula Dr dr Setyo Trisnadi dan guru besar ilmu kedokteran Unissula Prof Taufiqurrachman, yang juga Ketua Program Magister Biomedik. Selebihnya juga ketua seksi ilmiah dr Anna C Nur Sa'dyah.

Sebanyak 42 pembicara dari dalam dan luar negeri diundang untuk mengisi acara tersebut. Forum yang berlangsung dua tahun sekali ini mengangkat tema Degenerative Changes and Aesthetic Problems in Human Aging: Preventions, Current Interventions and Therapies for Better Life di 2019.  

Berbagai institusi misalnya Federation of Islamic Medical Association (FIMA), Indonesia Diaspora Global Network Health Netherlands hingga Korea University College of Medicine dilibatkan. Dekan Setyo Trisnadi melihat forum ini sangat strategis, terutama untuk meningkatkan kapasitas keilmuan, pengetahuan dan profesionalitas. 

Pihaknya mendorong penuh terselenggaranya acara ini.Terlebih artikel ilmiah dari peserta yang lolos seleksi akan dipublikasikan dalam Bangladesh Journal of Medical Science (BJMS). Itu merupakan jurnal internasional dengan index scopus Q3 yang merupakan partner kerja sama FK Unissula. 

Forum ini juga untuk menyebarluaskan pemahaman tentang penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif merupakan kondisi kesehatan yang terjadi akibat memburuknya suatu jaringan atau organ tubuh. Pada akhirnya bisa mempengaruhi fungsi  jantung, hati, usus, ginjal dan sebagainya. Penyakit degeneratif juga dipicu gaya hidup tidak sehat yang bisa berakibat kencing manis, obesitas, kolesterol, dan gagal fungsi organ tubuh.

 Taufiqurrachman menegaskan pihaknya bertanggungjawab penuh untuk mengedukasi masyarakat. Utamanya juga berkenaan menggugah perhatian atas risiko penyakit degeneratif. "Sebagai contoh orang yang kegemukan itu sudah masuk dalam tahap awal terkena penyakit. Meskipun mereka terlihat sehat bisa beraktivitas ke sana ke mari. Tapi sebenarnya dia sudah mulai sakit dan kalau tidak diobati akan lebih parah, " katanya.


(Hari Santoso/CN26/SM Network)