• KANAL BERITA

Penderita Kanker Darah Bisa Disembuhkan

Manfaatkan Perkembangan Teknologi

DISKUSI KANKER: Peserta menyimak serius paparan tentang kanker yang digelar Parkway Cancer Center (PCC) Singapura di Yogyakarta.(Foto: suaramerdeka.com/Agung PW)
DISKUSI KANKER: Peserta menyimak serius paparan tentang kanker yang digelar Parkway Cancer Center (PCC) Singapura di Yogyakarta.(Foto: suaramerdeka.com/Agung PW)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kanker darah ramai diperbincangkan akhir-akhir ini setelah mantan ibu negara Ani Yudhoyono divonis menderita dalam usia yang tak lagi muda. Mendengar kata kanker bagi kebanyakan orang bagaikan momok padahal dengan perkembangan teknologi mutakhir kanker terutama kanker darah dapat disembuhkan.

Konsultan Senior Hematologi Parkway Cancer Center (PCC) Singapura, Dr Colin Phipps Diong mengungkapkan hal itu pada acara diskusi dengan sejumlah wartawan di Hotel Marriott Yogyakarta, kemarin. Menurutnya beberapa jenis kanker bisa disembuhkan dengan teknologi mutakhir dan pengembangan metode pengobatan, misalnya jenis kanker darah bisa disembuhkan. 

''Dengan berbagai perlakuan dan pengobatan yang tepat serta akurasi dari diagnosa jenis kanker darah apa yang diderita pasien sehingga bisa ditentukan langkah pasti metode pengobatannya,'' tandas Colin.

Ia menjelaskan pemeriksaan yang cepat dan akurat menjadikan kanker darah dapat dideteksi lebih dini. Perawatan kanker darah tergantung pada tipe (subtipe) kanker darah atau leukemia yang tepat. Berbagai bentuk pengobatan yang dilakukan terdiri atas kemoterapi, terapi biologis, imunomodulator, transplantasi sel induk dan radioterapi.

Transplantasi Sel

Pengobatan paling tinggi levelnya untuk leukimia yakni transplantasi sel induk. Pengobatan reguler yang bisa dilakukan memang melakukan kemoterapi namun juga harus pas perlakuan kemoterapi untuk penderita kanker. Pasalnya dalam kanker darah tidak ada tingkatan seperti stadium.

Pada jenis kanker darah saja terdapat banyak sub jenis lainnya. Kanker getah bening bisa dikategorikan dalam kanker darah. Kanker darah putih (leukimia) pun ada beberapa jenis. Keakuratan dalam mendiagnosa membuat pengobatan yang diambil akan lebih efektif sehingga tingkat keberhasilan sembuh juga semakin besar.

Berdasarkan tingkat penyebaran dan ganasnya sel pun bisa dibedakan ada beberapa jenis, misalnya leukimia seperti AML (Acute Myeloid Leukemia) yang cenderung menyerang lebih cepat. Transplantasi sumsum tulang belakang atau transplantasi sel induk akan lebih efektif dilakukan dengan menentukan donor yang tepat. 

''Tingkat keberahasilannya 55 persen. Jika terjadi kegagalan dalam transplantasi maka bisa diulang. Pasien dengan usia di bawah 50 tahun, biasanya lebih kecil risikonya dibandingkan pasien di atas 65 tahun. Namun, jika terdiagnosa Leukemia Granulositik Kronis yang penyebaran relatif lambat, pengobatan kemoterapi digabung degan konsumsi obat lebih efektif dengan tingkat keberhasilan sembuh hingga 90 persen,'' papar Colin.

Sementara itu Manajer dan Ahli Diet Senior Parkway Cancer Center, Fahma Sunarja menambahkan ada empat hal dasar dalam menjalani hidup agar terhindar dari kanker. Empat Hal dasar tersebut yakni asupan gizi, berolahraga, gaya hidup yang sehat seperti tidak merokok dan yang tak kalah penting adalah manajemen stress.


(Agung Priyo Wicaksono/CN19/SM Network)