• KANAL BERITA

Ramadan, Penderita Diabetes dan Maag Harus Perhatikan Pola Makan

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Menjalani ibadah puasa, tentu saja akan berpengaruh pada kebiasaan pola makan di tengah masyarakat. Pola makan yang paling drastis adalah saat makan sahur, dan pada saat berbuka.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan bagi para diabetes dan maag pada saat puasa ini harus memerhatikan pola makan. Hal ini agar makanan yang dikonsumsi pada saat puasa tidak membuat penyakitnya mengganggu ibadah puasa.

Menurutnya, makanan yang disantap harus bisa disesuaikan dengan kondisi badan. Bagi para penderita diabetes, serta harus mampu mengurangi konsumsi makanan mengandung gula tinggi. Terutama makanan kolak ataupun makanan mengandung gula yang manis-manis.

Penderita maag juga bisa mengatur makannya, agar ibadah puasa bisa lancar dan tidak terganggu.

“Kolak ini mengandung santan dan manis, bagi penderita diabetes harus hati-hati. Penderita maag juga harus bisa mengelola kebiasaan makan saat puasa. Untuk itu, saya imbau dalam memilih bahan makanan dan mengolah makanan harus benar-benar baik dan berkualitas,” kata Yulianto dilansir dari Radio Idola.

Selama menjalankan puasa, Yulianto juga menyarankan agar penderita diabetes dan maag untuk banyak minum air putih minimal dua liter setiap hari. Yakni ketika sahur, berbuka puasa hingga malam hari sebelum tidur.

“Kebutuhan air di dalam tubuh tetap harus diperhatikan, minimal dua liter per hari. Olahraga juga jangan lupa dilakukan, dan banyak makan buah dan sayur,” jelasnya.

Sedangkan bagi yang sedang dalam masa pemulihan karena sakit dan harus mengonsumsi obat, lanjut Yulianto, maka disarankan jangan sampai putus meski sedang berpuasa. Tetap harus diperhatikan aturan pakai minum obatnya.


(Red/CN19/SM Network)