• KANAL BERITA

Bio Farma Siapkan 60 Juta Dosis Antisipasi Wabah Virus Polio Liar Global

Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Bio Farma bersiap memproduksi 60 juta dosis atau 3 juta vial Monovalent Oral Polio Vaccine Tipe 2 (mOPV-2) untuk Global Stockpiling sebagai bagian dari antisipasi terjadinya global outbreak virus polio liar tipe 2. Belum lama ini, terdapat tiga negara yang mengalami outbreak virus tersebut yakni Nigeria, Congo, serta horn of Africa yaitu Somalia, Kenya dan Ethiopia. Jumlah 60 juta dosis itu merupakan penyediaan tahap pertama.

Sebelumnya, BUMN Farmasi itu menerima kedatangan Tim UNICEF Suppy Division dari Copenhagen guna membahas kerjasama pengadaan mOPV2 global stockpiling itu dalam bentuk produk akhir sebanyak yang harus disiapkan di tahun 2019 selama dua hari, Kamis-Jumat (25-26/4) di kantor pusat Bandung.

Direktur Pemasaran Bio Farma, Sri Harsi Teteki menjelaskan sebelumnya pada bulan Agustus 2018, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui The Global Polio Eradication Initiative (GPEI) telah mengirim surat resmi kepada Bio Farma mengenai permintaan stockpiling bulk mOPV sebanyak 500 juta dosis untuk keperluan antisipasi tersebut.

“Bio Farma menanggapi positif permintaan dari the GPEI-WHO tersebut, dan berkomitmen untuk mendukung program  WHO -  GPEI yaitu Global Stockpilling mOPV type 2, untuk mengantisipasi  wabah (outbreak) virus polio liar tipe 2 secara global," kata Sri Harsi Teteki, Direktur Pemasaran Bio Farma, di sela-sela menerima delegasi dari UNICEF dalam keterangannya, Jumat (26/4).

Dijelaskan, WHO bekerjasama dengan UNICEF untuk merealisasikan global stockpiling mOPV type 2 tersebut melalui produsen vaksin dunia dan juga Bio Farma melalui mekanisme tender dari UNICEF. Bio Farma sendiri telah  dipercaya oleh WHO dan UNICEF untuk dapat menyediakan dan melakukan penyimpanan atas produk tersebut.

Untuk tahap awal, jelasnya, Bio Farma diminta  memproduksi dan melakukan penyimpanan atas produk mOPV-2 dalam bentuk finished product, produk akhir sebanyak 60 juta dosis atau 3 juta vial mOPV type 2.

Produk tersebut harus tersedia mulai akhir bulan Juni hingga Agustus tahun 2019. “Sebagai produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara, kami memiliki tanggung jawab yang besar untuk mendukung program dunia dalam program global eradikasi penyakit Polio," katanya.


(Setiady Dwi/CN26/SM Network)