• KANAL BERITA

RS Bunda Tekankan Bedah Minimal Invasif dalam Layanan Kesehatan

Foto Istimewa
Foto Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Bundamedik Healthcare System (BHMS) yang menaungi RS Bunda mengedepankan inovasi teknologi dalam pelayanan kesehatan. 
Komisaris Utama BMHS Dr Ivan Sini menyampaikan pentingnya masyarakat mengerti akan upaya medis bukan hanya untuk kesembuhan semata tetapi juga mempertimbangkan aspek kualitas hidup. 

"Dengan bedah minimal invasif, intervensi yang dilakukan melalui teknologi medis modern, akan menjadi fokus utama Grup RS Bunda dalam upaya  memaksimalkan inovasi medis mejadi keuntungan pasien," katanya di Jakarta dalam rangkaian kiprah 46 tahun BHMS berkarya pada bidang pelayanan kesehatan masyarakat beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, salah satu bentuk intervensi medis yang menjadi momok bagi banyak pasien adalah pada saat dihadapkan untuk operasi besar. Untuk itu, BHMS dicanangkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya intervensi medis dalam menyelamatkan nyawa pasien tetapi tidak mengurangi kualitas hidup manusia.  

"Bedah minimal invasif telah menjadi golden standard layanan yang dilakukan di RS Bunda. Robotic Surgery untuk berbagai macam bedah tumor dan kanker perut seperti endometriosis, kista, mioma dan angkat Rahim telah dilakukan lebih dari 350 kasus sejak tahun 2012. Laparoskopi juga telah banyak dilakukan untuk appendiks (usus buntu), batu empedu dan hernia. Dengan luka yang kecil sekitar 5-10mm pasien rata rata menginap 2-3 hari  dengan pemulihan di rumah sekitar 1 minggu. Ini jauh lebih cepat dari operasi besar konvensional yang membutuhkan waktu sebulan untuk pemulihan, " paparnya. 

Untuk gangguan nyeri punggung dokter bedah saraf RSU Bunda Jakarta telah mampu melakukan bedah minimal mikrodisktektomi untuk mengurangi resiko operasi dan meningkatkan angka kesembuhan. Tim Brain and Spine juga telah melakukan bedah minimal invasif otak untuk epilepsy yang berhasil menyembuhkan penyakti pada pasien yang pada tahapan tidak bisa diobati lagi dengan obat-obatan.

Peralatan Cath Lab yang canggih telah membantu banyak pasien yang membutuhkan kateterisasi jantung baik untuk dewasa maupun untuk anak. Dokter ahli yang terlatih dari Jerman dan Malaysia telah bergabung dengan RS Bunda untuk melayani permasalahan jantung yang kompleks. 

BMHS melalui grup RS Bunda telah menjadi jejaring layanan kesehatan yang komprehensif dari penanganan tahap embrio manusia sampai ke usia tua. Walaupun diawali sebagai grup rumah sakit ibu dan anak, RS Bunda telah menjadi pusat layanan kesehatan yang mempunyai keunggulan dibidang layanan umum. Komitmen RS Bunda untuk memberikan layanan berbasis teknologi modern terlihat dalam berbagai produk jasa kesehatan yang setara dengan layanan di luar negeri. 

Grup RS Bunda kini telah mempunyai 5 rumah sakit , lebih dari 500 tempat tidur dengan kualitas teknologi dan SDM dokter dan perawat yang mumpuni. Melalui teknologi medis modern yang dimiliki seperti Robotic Surgery, Laparoscopy, Brain and Spine surgery, Cath Lab untuk jantung dan otak yang didukung oleh pencitraan medik canggih melalui High Resolution CT Scan dan MRI, RS Bunda menitik beratkan pada tindakan medik dengan upaya peningkatan kualitas hidup manusia.

BHMS merupakan holding dari berbagai layanan kesehatan yang kini tidak hanya menaungi kegiatan rumah sakit, tetapi juga memayungi anak usaha yang melayani jasa medik dari tahapan embrio sampai usia tua. Kelompok layanan dibawah payung BMHS adalah RS Bunda, rumah sakit dengan layanan premium dan standard tinggi, Morula IVF Indonesia, jejaring teknologi bayi tabung terbesar di Indonesia, dan Diagnos Lab, laboratorium diagnostik dengan keunggulan genetik. 

Kemudian, Emergency Response, layanan transportasi dan evakuasi medis, Sekolah Poltekes dan BMHS Diklat, pusat persiapan perawat untuk pengiriman ke luar negeri. Juga, Klinik BIC, layanan klinik premium yang berada di Pacific Place Mall, Vida Bekasi dan Margonda Depok, serta Indonesia Reproductive Science Institute, pusat penelitian dan pelatihan berskala internasional. 

#savingliveswithbunda dicanangkan untuk membangun kepercayaan masyarakat akan kemampuan BMHS dalam penerapan teknologi medis modern di semua tahapan usia kehidupan manusia baik pria atau perempuan. 


(Kartika Runiasari/CN19/SM Network)