• KANAL BERITA

Prevalensi Stunting di Indonesia Tempati Urutan Kelima

Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Permasalahan pertumbuhan dan perkembangan yang saat ini dialami anak-anak Indonesia adalah stunting. Yaitu kondisi gagal tumbuh yang terutama disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang terjadi di usia balita.

"Prevalensi stunting di Indonesia menempati urutan kelima di dunia. Sekitar 1 dari 3 anak-anak kita mengalami stunting," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhajdir Effendy di Bandung.

Saat ini, lanjut dia, pemerintah juga sedang fokus menyelenggarakan program penurunan angka stunting secara konvergen dengan melibatkan lintas kementerian/lembaga. "Intervensi program ini terutama dilakukan selama periode 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak dalam kandungan sampai anak berumur 2 tahun," tuturnya.

Pada umumnya anak-anak usia ini belum mengikuti layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sehingga intervensinya dilakukan melalui keluarga dan lingkungan.

"Pemerintah dalam hal ini Kemdikbud mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan pegiat PAUD, termasuk para Bunda PAUD yang selama ini telah memperjuangkan pendirian PAUD hingga ke desa-desa dan daerah terpencil," jelasnya.

Melalui layanan PAUD yang berkualitas, ia meyakini akan mendukung suksesnya anak-anak kita dalam menempuh pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi. "Dengan demikian cita-cita mewujudkan generasi emas tahun 2045 akan terwujud," tambahnya.


(Prajtna Lydiasari/CN33/SM Network)