• KANAL BERITA

Seratusan Pendonor Sukarela Sumbangkan Darah

DIPERIKSA PETUGAS : Sejumlah pendonor diperiksa petugas tim medis sebelum menyumbangkan darah di SMC RS Telogorejo, Kamis (25/10). (suaramerdeka.com/ Eko Fataip)
DIPERIKSA PETUGAS : Sejumlah pendonor diperiksa petugas tim medis sebelum menyumbangkan darah di SMC RS Telogorejo, Kamis (25/10). (suaramerdeka.com/ Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lebih dari 100 pendonor secara sukarela menyumbangkan darah pada kegiatan sosial donor darah yang diselenggarakan SMC RS Telogorejo Semarang, Kamis (25/10).

Direktur Utama RS Telogorejo Semarang, dr Alice Sutedjo Lisa mengemukakan, kegiatan itu diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya yang membutuhkan darah. Sekaligus juga dapat menambah ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).

"Ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan HUT ke-67 RS Telogorejo. Kami bekerja sama dengan PMI Kota Semarang dan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Semarang," kata Alice.

Menurutnya, darah merupakan salah satu materi biologis yang penting bagi tubuh. Tanpa darah, oksigen dan nutrisi tidak dapat dihantarkan dengan baik ke suluruh tubuh.

Karena itu, ketersediaan darah di fasilitas-fasilitas kesehatan masih sangat bergantung pada partisipasi masyarakat untuk menyumbangkan darahnya. "Disela-sela kegiatan, para pendonor juga mendapatkan edukasi tentang kesehatan dari tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)," imbuhnya

Dijelaskan pula, saat donasi darah, volume darah yang diambil sekitar 350 cc. Meski demikian, pendonor tidak perlu merasa khawatir kekurangan darah, sebab secara konstan tubuh melakukan regenerasi sel darah merah.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) IARMI Semarang, Dr Nur Rochaeti mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan sumbang darah tersebut. Bagi dia, kegiatan sosial semacam ini merupakan implementasi dari tri dharma perguruan tinggi.

"Ini sesuai visi misi kami dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat hingga memberikan informasi yang berkaitan dengan belu negara dan wawasan kebangsaan," katanya.


(Eko Fataip/CN33/SM Network)