• KANAL BERITA

Kenali Jenis Kulit Bayi untuk Jaga Kesehatan Kulit Selamanya

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SEJAK  lahir dan selama masa pertumbuhan, tak jarang bayi menderita gangguan kulit. Ruam ASI, ruam popok, iritasi dan kemerahan umum terjadi karena kulit bayi lebih sensitif dan rentan terhadap lingkungan sekitarnya. Hal itu terjadi karena kulit bayi lebih tipis 30 persen dibanding kulit orang dewasa. Terutama bagi bayi baru lahir (newborn). Pada orang dewasa ketebalan kulit mencapai 2,1 milimeter, sementara pada bayi baru lahir 1,2 milimeter dan bahkan pada bayi prematur hanya 0,9 milimeter. Itulah mengapa kulit bayi dapat dipastikan sensitif.

Reisa Broto Asmoro, seorang dokter sekaligus model dan pembawa acara menceritakan pengalamannya terkait kulit bayinya yang berusia 5 bulan. Kulit bayinya rentan mengalami ruam terutama di pipi yang belakangan diketahui jenis kulit bayinya adalah atopi, atau sangat kering.  Dia menyatakan pada usia 0 sampai 2 tahun lapisan kulit belum terbentuk dengan sempurna.

"Karena itu gampang iritasi dan kemerahan. Pada dasarnya semua kulit bayi sensitif, belum ada yang langsung matang. Kecenderungannya gampang kering karena efek penguapan kandungan air lebih cepat," paparnya saat Kampanye "Kenali Jenis Kulit Bayimu" yang diselenggarakan oleh Mustella beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan salah satu ciri kulit atopi adalah mudah gatal yang jika digaruk akan menimbulkan ruam dan luka.  "Karena itu orang tua penting tahu jenis kulit bayi agar bisa berikan perawatan terbaik buat anak," tegasnya.

Karena jika salah perawatan kulit sedari bayi akan mempengaruhi kesehatan kulit anak sepanjang hidupnya. Di masa bayi lah, perawatan kulit yang tepat harus dimulai.
Reisa yang juga Brand Ambassador Mustella Indonesia menyatakan kandungan Mustella berbeda dengan skin care bayi lainnya karena mengandung avocado perseose, jenis alpukat yang hanya tumbuh di Afrika Selatan. "Kelebihannya punya sifat biokinetik, struktur kimianya serupa dengan kulit bayi, jadi bisa diterima kulit bayi," tambah Reisa.

American Academy of Family Physicians (AAFP) menjelaskan bahwa gangguan kulit adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami bayi dengan prevalensi mencapai 70 persen, sehingga menjadi sumber kekhawatiran yang besar bagi orangtua.

Perawatan Khusus

Karenanya, sejak awal berdiri di Perancis pada tahun 1950, Mustela memahami bahwa kulit bayi sangat unik dan membutuhkan perawatan khusus.  Berangkat  dari pemahaman tersebut, Mustela menghadirkan rangkaian produk perawatan spesifik untuk kulit bayi dan menjadi pionir riset terhadap kulit bayi. Kualitas produk, pemakaian bahan-bahan alami, efikasi yang terbukti secara klinis, kenyamanan pemakaian dan keamanan yang terjamin menjadi pilar-pilar utama yang berhasil  membawa Mustela  sebagai  mother  and  baby  skin care  brand  nomor satu di Eropa.

Bekerja sama dengan dokter spesialis kulit, anak, toksikologi, alergi, ginekolog dan apoteker, Mustela melakukan terobosan terbaru melalui riset terhadap kulit dari 200 bayi selama lebih dari 10 tahun. Hasil dari riset Mustela yang dipublikasi di British Journal of Dermatology menunjukkan bahwa kulit bayi berumur nol sampai dua tahun memiliki beberapa perbedaan utama dibandingkan kulit dewasa.

Pertama, lapisan pelindung kulit bayi masih belum matang dan sangat rapuh, sehingga perlu dilindungi dan diperkuat. Kulit bayi di bawah dua tahun juga cenderung kering, sehingga perlu terus dijaga kelembabannya sejak lahir. Riset Mustela juga menemukan bahwa kulit bayi menyimpan kekayaan stem cell yang berperan untuk regenerasi kulit dan menentukan kualitas kulit bayi hingga dewasa nanti.

Akan tetapi, karena berbagai faktor lingkungan seperti polusi udara, sinar UV dan penggunaan bahan kimia, jumlah stem cell kulit menurun drastis sejak bayi lahir hingga usianya dua tahun. Riset Mustela juga menemukan bahwa bayi terlahir dengan jenis kulit yang berbeda-beda.

“Saat-saat merawat bayi seharusnya menjadi momen keakraban yang spesial antara ibu dan anak. Namun tidak jarang momen ini terganggu karena timbulnya kekhawatiran akan banyaknya gangguan kulit yang dapat menimpa bayi. Kita harus paham, masing-masing bayi mempunyai karakteristik kulit yang berbeda, dan tentu mempunyai kebutuhan perawatan yang berbeda juga. Kenali Jenis Kulit Bayimu adalah kampanye persembahan Mustela yang bertujuan mengajak orang tua atau bunda untuk belajar mengenali jenis kulit sang buah hati agar bisa memberikan perlindungan dan perawatan kulit yang sesuai. Perawatan kulit yang tepat akan menjamin kebutuhan kulit bayi terpenuhi, sekaligus menjaga kualitas kulit sampai dewasa nanti,” jelas Brand Manager Mustela Indonesia Mohamad Nurhadi.

Kampanye Kenali Jenis Kulit Bayimu memberikan edukasi mengenai tiga jenis kulit bayi yang bisa dikenali dengan mudah. Pertama adalah jenis kulit normal, dimana tekstur kulit bayi terasa lembut, lembab dan bersih. Jenis kulit ini sangat mudah untuk dideteksi karena teksturnya yang halus ketika disentuh. Kedua adalah jenis kulit kering dimana tekstur kulit bayi cenderung kasar, bersisik dan terkadang mengelupas.

Jenis kulit kering dapat muncul karena beberapa faktor seperti faktor genetik, lingkungan yang tidak bersih ataupun penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok. Ketiga adalah jenis kulit dermatitis atopik atau eksim, dimana tekstur kulit bayi terasa sangat kering, sering muncul bercak merah, terasa gatal, ada  factor  genetic dan umumnya terjadi pertama  kali  saat  bayi  berusia  dua bulan hingga satu tahun.

Dermatitis Atopik

American Academy of Dermatology melansir 1 dari 5 anak berisiko terkena dermatitis atopik.  Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berasal dari faktor keturunan, sistem imun yang rendah dan pada umumnya lebih sering terjadi di daerah perkotaan dengan iklim kelembaban yang rendah. Bayi yang mengalami dermatitis atopik memiliki risiko lebih tinggi terkena asma dan gangguan kardiovaskuler saat dewasa.

Bahkan, 50 sampai 70 persen bayi dengan dermatitis atopik berisiko terkena asma selama masa pertumbuhannya. Dermatitis atopik dapat ditangani dengan cara mengidentifikasi pemicu dan menghindarinya serta menerapkan perawatan kulit yang tepat.

Untuk  menjawab kebutuhan setiap jenis kulit bayi, Mustela Bebe kini hadir dalam rangkaian lengkap yang terdiri dari produk mandi dan perawatan kulit yang spesifik untuk masing-masing jenis kulit. Keunggulan Mustela ada pada inovasi kandungannya yang diformulasi khusus untuk masing-masing jenis kulit.

“Avocado Perseose adalah bahan aktif yang dipatenkan Mustela dan digunakan pada  seluruh  varian  Mustela Bebe, mulai dari kulit normal, kulit kering hingga kulit atopik. Avocado Perseose merupakan bahan alami yang sempurna untuk kulit bayi karena telah teruji klinis efektif melindungi kulit dari gangguan lingkungan, melembabkan dan mendukung  pertumbuhan kulit, serta menjaga kekayaan sel unik pada kulit bayi.  Avocado Perseose menjamin kualitas kulit tetap terjaga dan terlindungi untuk sekarang dan seterusnya,” jelas Dr. Eveline dari PT Interbat.

Selain itu, Mustela juga secara spesifik menggunakan formula dan bahan aktif yang berbeda untuk menjawab kebutuhan setiap jenis kulit. “Jenis kulit kering memerlukan nutrisi dan kelembaban yang lebih tinggi dibandingkan kulit normal. Karena itu, Mustela menggabungkan Avocado Perseose dengan Dermo-Nutrition Complex untuk mengembalikan kelembaban dan kelembutan kulit bayi.

Untuk tipe kulit atopik, rangkaian Mustela Stelatopia menggunakan Avocado Perseose dan Sunflower Oil Distillate yang sudah teruji klinis aman dan efektif untuk merawat kulit atopik. Mustela adalah satu-satunya brand baby skincare yang mempunyai produk perawatan lengkap untuk setiap jenis kulit bayi.  Ini menunjukkan keahlian Mustela sebagai expert perawatan kulit bayi selama lebih dari  60  tahun,” jelas Nurhadi.

Produk Maternity

Di samping menjaga kesehatan kulit bayi, Mustela juga melengkapi rangkaian produk untuk Maternity yang merawat kulit ibu selama hamil dan pasca kehamilan. Rangkaian Mustela Maternity menjawab kebutuhan perawatan kulit dan kenyamanan ibu semasa kehamilan, diantaranya stretch mark, kaki pegal selama kehamilan dan mengencangkankulit paska kehamilan.

“Saat kehamilan adalah momen yang sungguh spesial untuk seorang ibu. Namun proses kehamilan juga didampingi oleh perubahan fisik dan hormonal yang bisa menimbulkan masalah kulit dan rasa tidak nyaman. Sebagai contoh, delapan dari 10 wanita berisiko mengalami stretch mark selama kehamilan. Untuk mencegah stretch mark dan mengatasi ketidaknyamanan saat hamil, saya menggunakan rangkaian Mustela Maternity,” jelas Reisa.

Menurutnya, kandungan Avocado Peptides sebagai bahan aktif pada rangkaian Mustela Maternity memberikan sensasi kencang, menambah elastisitas kulit, mengenyalkan  kulit  serta  memberikan  kenyamanan yang dibutuhkan ibu. Semua produk Mustela  Maternity juga sudah teruji  secara  klinis pada ibu hamil dan terjamin keamanannya untuk ibu dan janin,” tambah Dr. Eveline.

PT Interbat didirikan pada tahun 1948 sebagai distributor tunggal Indonesia untuk beberapa perusahaan farmasi besar dari Eropa. Pada tahun 1959, Interbat mendapat izin produksi dan sejak itu menetapkan diri sebagai salah satu produsen farmasi independen pertama di Indonesia.

Saat ini, Interbat memproduksi dan memasarkan lebih dari 280 produk dalam berbagai dosis dan bentuk sediaan untuk kelas terapi yang luas. Berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur, fasili- tas produksi Interbat dilengkapi 16 sertifikat GMP yang berstandar internasional. Sejak tahun 2000, Interbat mulai merambah pasar ekspor di Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika.


(Kartika Runiasari/CN26/SM Network)