5 Tips Menyimpan ASI Agar Tak Cepat Basi

- Jumat, 16 April 2021 | 12:50 WIB
shutterstock
shutterstock

SELAIN menyusui secara langsung dari payudara, ibu dapat menjaga kelancaran produksi ASI dengan memompa ASI secara rutin. Langkah ini dapat menjadi pilihan bagi ibu menyusui yang sehari-hari bekerja di kantor atau banyak beraktivitas di luar rumah. Agar kualitas ASI yang sudah dipompa atau diperah tetap terjaga, ibu perlu menyimpannya dengan baik dan benar. Berikut tips menyimpan ASI agar awet dan tidak cepat basi:

1. Gunakan wadah penyimpanan yang tepat

Wadah penyimpan ASI turut memengaruhi kualitas ASI yang disimpan. Maka itu, ibu membutuhkan wadah khusus untuk menyimpan ASI perah agar kualitasnya dapat terjaga. Dikutip dari situs web Mayo Clinic, wadah untuk menyimpan ASI perah haruslah tertutup dan bebas dari bahan kimia BPA (bisphenol-A).

Contoh wadah yang dapat ibu gunakan untuk menyimpan ASI perah adalah botol kaca atau kantong plastik khusus penyimpan ASI. Kedua jenis wadah tersebut biasanya dilengkapi tutup sehingga tidak mudah bocor atau tumpah. Hindari menyimpan ASI di wadah atau kantong plastik yang bukan ditujukan untuk menyimpan ASI.

2. Pastikan kebersihan tangan, alat pompa ASI, dan wadah penyimpanan ASI

Dalam memompa ASI, ibu perlu mengutamakan kebersihan. Biasakan untuk mencuci tangan terlebih dulu setiap hendak memompa ASI. Selain itu, pastikan semua alat pendukung untuk memompa dan menyimpan ASI juga selalu bersih dan steril. Langsung bersihkan pompa ASI setiap selesai digunakan. Cuci peralatan dengan air hangat dan sabun, lalu bilas dan keringkan. Menjaga kebersihan peralatan memompa dan menyimpan ASI penting agar tidak dihinggapi kuman seperti bakteri. 

3. Hindari menyimpan ASI di bagian pintu lemari pendingin

Agar ASI perah dapat tahan lama, ibu perlu menyimpannya di freezer atau lemari pendingin. ASI perah yang disimpan di freezer kulkas bersuhu minus 10 derajat Celcius dapat tahan selama 2–4 bulan untuk kulkas 2 pintu, dan 2 minggu untuk kulkas satu pintu.

Sebaiknya hindari menyimpan ASI di bagian pintu lemari pendingin karena membuat ASI jadi mudah terpapar dengan udara luar. Akibatnya, suhu ASI perah akan berubah-ubah dan kualitasnya jadi menurun. Bila sedang berjauhan dengan bayi, ibu dapat tetap memompa ASI dan menyimpannya di dalam cooler box. Namun, masa simpan ASI di cooler box tidak lama seperti bila disimpan di freezer, yaitu hanya sekitar 1 hari.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Cegah Munculnya White Cast di Wajah, Coba Cara Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 20:14 WIB

New York Fashion Week Diramaikan Desainer Indonesia

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:57 WIB

“Pearl Asia” Dari Indonesia untuk Dunia

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:56 WIB

Warna-warna Pastel Dominasi Tren Hijab 2016

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:55 WIB

Modifikasi Kebaya Panjang Masih Trend

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:47 WIB

Antar Sahabat Berbagi Gen yang Sama

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:31 WIB

Kurangi Asupan Gula, Cegah Obesitas

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:25 WIB
X