Ajari Anak Tetap Tangguh Menghadapi Masa Pandemi

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 16:23 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

SATU tahun sudah pandemi membawa perubahan di berbagai lini. Tak terkecuali, anak-anak juga mengalami dampak pandemi. Imbas paling nyata adalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. Ironisnya, PJJ hingga saat ini masih dihadapkan sejumlah kendala baik dari siswa, guru, ataupun orangtua.

Survei Litbang Kompas pada Juni 2020, yang dilansir dari Kata Data, sebesar 28,3 persen masyarakat khawatir PJJ memberi dampak psikologis terhadap anak-anak. Banyak anak-anak yang lalu mengalami kejenuhan, malas, hingga stres. Pasalnya, yang mereka rasakan saat ini dapat berdampak pada tumbuh kembangnya di masa depan.

Terkait persoalan komplek yang dihadapi anak saat pandemi, ketangguhan (resiliency) sangat dibutuhkan untuk anak tetap bertahan di tengah krisis. Ketangguhan adalah kesanggupan untuk bangkit kembali dari pengalaman sulit. Orangtua dapat berperan penting agar anak mampu menghadapi efek negatif dari masa sulit seperti saat ini.

Baca Juga: Anak Jadi Korban Tersembunyi Covid-19, Begini Penjelasannya

Wakil Presiden Senior Pemrograman dan Evaluasi Girls on the Run, organisasi nonprofit Amerika Serikat yang membantu anak-anak perempuan mengembangkan kemampuan emosional dan sosial melalui aktivitas fisik, mengatakan bahwa ketangguhan merupakan keterampilan yang dapat dipelajari, dipraktikan, dan dikembangkan saat anak tumbuh berkembang.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Anak Usia Dini Rentan Stres

Baca Juga: 7 Juta Anak Alami Stunting yang Diakibatkan Krisis Sosial dan Ekonomi di Masa Pandemi

“Ini penting karena setiap orang akan menghadapi tantangan atau kemunduran di beberapa titik dalam hidup mereka, dan ketika mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan ketangguhan mereka, mereka akan lebih mampu untuk bergerak melalui tantangan apa pun yang mungkin mereka hadapi,” ucapnya kepada Time.

Pasalnya, orangtua tidak bisa mengharapkan anak untuk secara alamiah memiliki ketangguhan. Sebab, ketangguhan adalah suatu kemampuan yang perlu diajarkan.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu anak menemukan ketangguhannya sebagai strategi pengasuhan orangtua.

1. Niatkan untuk membangun anak yang tangguh.

Orangtua sering kali memiliki prinsip dasar dalam mengasuh anak dan memasukkan sikap tangguh (resilience) dalam proses pengasuhan anak sangat penting agar anak kuat menghadapi masalah ke depannya. Ketika orangtua memutuskan untuk membangun nilai ketangguhan untuk dimiliki sang anak, orangtua dapat merancang rencana bertahap pada pola asuh hariannya.

2. Ajari anak mengenali dan mengatasi perasaan yang dimiliki.

Ketika anak bisa menyadari secara efektif dan menamai perasaannya, mereka mampu membuat strategi yang spesifik bagaimana cara menanganai perasaan tersebut. Strategi ini dapat dimulai ketika anak-anak masih balita, dengan menunjukkan ekspresi wajah dan reaksi fisik lalu bantu anak mendefinisikannya.

3. Ajari anak untuk memiliki hubungan yang sehat dengan orang lain.

Mengajari anak untuk bertindak sebagai teman yang baik, memilih teman dan menangani konflik dengan baik pun dapat membantu anak memiliki ketangguhan.

4. Ajari anak untuk tidak segan meminta bantuan dan dukungan orang lain

5. Bantu anak mengembangkan strategi dalam mengatasi emosi yang dirasakan.

Ajari anak untuk mengambil napas dalam-dalam ketika sedang panik, berbicara dengan orang lain, atau pergi keluar mencari angin segar. Jika anak sudah mulai beranjak dewasa, orang tua juga bisa membantu dengan memancing pertanyaan untuk membantu mereka menemukan apa strategi terbaik untuk mereka dapat mengatasi emosinya.

6. Beri anak-anak kesempatan melatih keterampilan hidup mereka.

Sebab, melindungi mereka dari masa sulit tidak membuat anak berkembang dan mampu mempraktikan keterampilan yang dibutuhkan saat dewasa kelak.

 

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Manfaat Masker Alpukat bagi Wajah

Sabtu, 25 September 2021 | 17:26 WIB

Cegah Munculnya White Cast di Wajah, Coba Cara Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 20:14 WIB

New York Fashion Week Diramaikan Desainer Indonesia

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:57 WIB

“Pearl Asia” Dari Indonesia untuk Dunia

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:56 WIB

Warna-warna Pastel Dominasi Tren Hijab 2016

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:55 WIB

Modifikasi Kebaya Panjang Masih Trend

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:47 WIB

Antar Sahabat Berbagi Gen yang Sama

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:31 WIB

Kurangi Asupan Gula, Cegah Obesitas

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:25 WIB
X