Remaja Stres Bukan Hanya karena Pandemi

- Jumat, 6 November 2020 | 14:19 WIB
Istimewa
Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com Pandemi Covid-19 disebut-sebut memengaruhi remaja sehingga mereka merasa tertekan dan stres. Menurut Dosen Fakultas Psikologi Christine Wibowo MSi, hal itu perlu dikaji lagi karena jangan-jangan masalah yang mereka hadapi bukan karena adanya pandemi Covid-19 tetapi mereka sebelumnya sudah mempunyai masalah.

Mungkin saat di sekolah sebelum pandemi sudah ada masalah dan ketika ada Covid, semakin memperuncing persoalan yang mereka hadapi. Masalah yang dialami remaja tidak terselesaikan saat ada pandemi, jadi bukan karena Covid lalu mereka jadi tertekan dan stres.

“Persoalan ini tidak hanya dihadapi remaja tetapi juga anak-anak. Jadi jangan mengkambing hitamkan pandemi Covid-19, perlu diteliti lagi,” kata Christine saat dihubungi suaramerdeka.com, di Semarang.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Anak Usia Dini Rentan Stres

Stress menurutnya ada dua, pertama eustress yaitu yang pada bulan awal pandemi pada Maret 2020 mereka masuk ke zona ketakutan karena banyak pembatasan dan protokol yang dijalankan. Remaja bisa saja tertekan karena mereka banyak kegiatan di luar. Tetapi mestinya sambung Christine, hanya satu dua pekan saja dan setelah itu masuk zona belajar.

Remaja ketika masuk ke zona belajar, sudah tidak stres tetapi sudah mulai belajar keahlian baru pada akhir Maret. Setelah itu remaja mulai masuk ke zona bertumbuh di mana sudah memiliki keahlian baru. “Mestinya saat ini sudah tidak stres. Kalau masih stress bukan karena pandemi Covid tetapi karena faktor lain,” tambahnya.

Kedua, distress yaitu remaja yang berendam di satu zona. Bingung karena tidak mau belajar, mengapa demikian karena ada kesalahan pahaman orang dewasa ketika sebelum pandemi terhadap satu hal. Misalnya sebelum pandemi selalu mengkambinghitamkan internet sebagai menurunnya prestasi anak, lalu orang dewasa kemudian melarang anak remaja mengakses internet atau membatasinya.

Baca Juga: Duh! 5 Anak dan Remaja di Kabupaten Tegal Terpapar Covid-19

“Akibatnya bayangan mereka ketika mengakses internet hanya untuk bermain game dan saat belajar tidak boleh akses. Saat ini kebalikannya di mana 100 persen pembelajaran menggunakan internet dan bagi yang tidak bisa merubah mindset itu maka akan kelabakan dan stress,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Manfaat Ikan Betutu untuk Kesehatan dan Kecantikan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:18 WIB

Tips Mudah Mengatasi Sepatu Kebesaran

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:18 WIB

Ini Dia Tiga Cara Mengatasi Bibir Kering

Minggu, 17 Oktober 2021 | 23:39 WIB

Enam Manfaat Minyak Kasturi untuk Kecantikan

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 09:22 WIB

Ini Gaya Pakaian yang Unik dari Stylist Aespa

Kamis, 7 Oktober 2021 | 16:44 WIB

Manfaat Masker Alpukat bagi Wajah

Sabtu, 25 September 2021 | 17:26 WIB

Cegah Munculnya White Cast di Wajah, Coba Cara Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 20:14 WIB
X