PPKM Turun Level 3, Satgas Covid Kota Pekalongan Tetap Masifkan Swab Test

- Senin, 30 Agustus 2021 | 18:33 WIB
LAKUKAN SWAB MASSAL : Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pekalongan, melakukan tes swab massal bagi pengendara di Jalan Wilis Kota Pekalongan, Senin (30/8). Foto : (suaramerdeka.com/Kuswandi)
LAKUKAN SWAB MASSAL : Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pekalongan, melakukan tes swab massal bagi pengendara di Jalan Wilis Kota Pekalongan, Senin (30/8). Foto : (suaramerdeka.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Kasus Covid-19 di Kota Pekalongan saat ini terus melandai dan membuat Kota Pekalongan masuk dalam Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali di Bulan Agustus.

Hal ini tak membuat Pemkot Pekalongan lengah untuk tetap berupaya mengendalikan kasus penularan Covid-19 yang ada.

Oleh karena itu, Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pekalongan terus memasifkan pelaksanaan tracing dan tracking melalui kegiatan swab test secara acak kepada masyarakat umum dan pengendara yang melewati Jalan Wilis, Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (30/8) pagi.

Baca Juga: Pandemi, Bakmi Jowo Sundoro Dikemas Instan, Dipasarkan Hingga Mancanegara

Dalam operasi gabungan tersebut, masyarakat umum maupun pengendara dari arah Selatan (Jalan Urip Sumoharjo) dan dari arah Timur (Jalan Jenderal Soedirman) disekat dan diarahkan untuk melalui Jalan Wilis untuk swab test.

Tidak hanya di Jalan Wilis, di 4 titik lokasi masing-masing kecamatan yang ada di Kota Pekalongan juga dilakukan kegiatan serupa agar kasus Covid-19 bisa terus dikendalikan.

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Pekalongan pun turun meninjau pelaksanaan swab test secara acak tersebut.

Aaf, sapaan akrab Walikota Pekalongan mengungkapkan bahwa, pelaksanaan swab test secara acak untuk masyarakat Kota Pekalongan pada pagi hari ini merupakan pertama kali digelar kembali setelah sebelum-sebelumnya sering dilakukan pengambilan sampel pada malam hari yang terpusat di beberapa titik diantaranya Monumen Djoeang 45 dan Masjid Pringlangu.

Baca Juga: 480 Sekolah di Kota Semarang Gelar PTM Terbatas, Wali Kota Hendi Optimis Layanan Pendidikan Lebih Maksimal

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X