Objek Wisata di DIY Belum Akan Dibuka, Sultan: Tunggu 80 Persen Vaksinasi

- Senin, 30 Agustus 2021 | 10:48 WIB
Suasana lengang tampak di sektor utara pedestrian Malioboro pada penerapan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7). (Suaramerdeka.com/dok)
Suasana lengang tampak di sektor utara pedestrian Malioboro pada penerapan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7). (Suaramerdeka.com/dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Objek wisata di DIY belum akan dibuka dalam waktu dekat.

Destinasi baru akan dioperasikan jika capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 80 persen dari total jumlah penduduk.

"Selama vaksinasi belum 80 persen, objek wisata jangan dibuka. Resikonya masih tinggi," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Sabtu (28/8).

Sultan berpesan kepada semua pemangku kepentingan agar berhati-hati dalam memutuskan pembukaan objek wisata.

Baca Juga: Vaksinasi Masyarakat dan Santri di Mlangi: 2.198 Dosis Didistribusikan, Antusiasme Warga Tinggi

Para pelaku wisata pun diminta untuk bersabar. "Jangan cepat-cepat daripada nanti angka kasus naik lagi," pesannya.

Realisasi vaksinasi di DIY sendiri baru sekitar 50 persen. Diharapkan target bisa diselesaikan pada bulan Oktober mendatang.

Untuk itu, program vaksinasi bakal digenjot hingga sasaran 20 ribu orang per hari, sedangkan saat ini capaian rata-rata masih sekitar 12 ribu.

Sebelumnya saat audiensi virtual dengan Pemda DIY, Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DIY Dani Eko Wiyono mendesak pemerintah segera membuka objek wisata dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Sejumlah Indikator Ekonomi Positif, Presiden: Ini Membuat Kita Optimistis

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X