Di Negara Demokrasi Tidak Ada Orang Kafir

- Minggu, 5 Mei 2019 | 15:30 WIB
Ketua PBNU DIY, Drs HM Imam Azis ketika berbicara dihadapan peserta Diskusi Derap Kebangsaan di Resto Cengkir, Bintaran, Yogyakarta, kemarin. (suaramerdeka.com/Sugiarto)
Ketua PBNU DIY, Drs HM Imam Azis ketika berbicara dihadapan peserta Diskusi Derap Kebangsaan di Resto Cengkir, Bintaran, Yogyakarta, kemarin. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Dalam sebuah negara demokrasi, tidak ada orang kafir. Oleh karena itu, pada Musyawarah Nasional (Munas) Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 lalu merekomendasikan larangan menyebut kafir bagi non muslim.

''Di Indonesia tidak ada orang kafir,'' kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) DIY, Drs HM Imam Azis dihadapan peserta Diskusi Derap Kebangsaan di Resto Cangkir Bintaran, Yogyakarta, kemarin.

Diskusi yang diselenggarakan Paguyuban Wartawan Sepuh (PWS) Yogyakarta, menghadirkan pembicara Ketua Pusat Studi Pancasila & Bela Negara UIN Sunan Kalijaga, Dr Badrun Aleina MSi, dan anggota DPR RI, Drs HM Idham Samawi dengan moderatori Ons Untoro.

Menurut Imam Azis, semua rakyat Indonesia selalu menjaga kerukunan. Untuk itu, lanjut dia, sekali lagi dikatakan bahwa di negara demokrasi seperti Indonesia tidak ada orang kafir.

''Kita Indonesia Menjaga Kerukunan Nasional,” katanya lagi.

Imam Aziz menyadari, bahwa demokrasi sekadar alat dan bukan tujuan.

''Tapi bagi NU,  alat bisa menjadi wajib. PBNU komitmen pada pancasila yang tidak ada embel-embelnya. Pancasila dan NKRI sudah final. Maka, mengamalkan pancasila itu bernilai ibadah,'' kata nya dengan nada diplomasi.

Sebelumnya, Idham Samawi menyampaikan, demokrasi bukanlah tujuan berbangsa dan bernegara, tapi merupakan alat untuk mencapai tujuan 'gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo'. 

Oleh karena itu, pada pasca pemilu serentak 2019 ini mantan Bupati Bantul dua periode ini mengajak untuk kembali ke persatuan.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X