Dampak Kekeringan, Warga Sukawera Sampai Gali Sungai untuk Dapat Air Bersih

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 07:45 WIB
BPBD Cilacap menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Sukawera, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. (suaramerdeka.com / dok)
BPBD Cilacap menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Sukawera, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. (suaramerdeka.com / dok)

CILACAP, suaramerdeka.com - Warga Dusun Sukawera, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, kesulitan air bersih.

Mengatasi hal itu BPBD Cilacap menggelontorkan bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter, untuk memenuhi kebutuhan warga.

Babinsa Koramil 16 Wanareja Serda Aris Sutiyono menjelaskan, kekeringan dan kesulitan air bersih, akibat dampak musim kemarau.

Kondisi itu ditambah dengan pompa PDAM yang sedang diperbaiki karena rusak.

Baca Juga: PTM atau PJJ? Solusi Proses Pembelajaran di Masa Pandemi

Adapun wilayah Desa Bantar yang terdampak kekeringan yaitu warga Dusun Sukawera RT 01, RT 02 / RW 03.

Pemerintah desa setempat, kemudian mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Cilacap.

Menurutnya sebelum bantuan air bersih datang, warga mencari air bersih dengan menggali lubang di bantaran Sungai Cilutung yang mulai mengering.

"Dan untuk mendapatkan air itu tidak mudah, warga harus bekerja keras dengan menempuh jarak tempuh sekitar 2 Km untuk menjangkaunya. Diperkirakan masih ada sumber mata air di sana meskipun minim debitnya dan itupun diatur dengan cara berkelompok per galian, " tambahnya, saat melakukan pendampingan pengedropan bantuan air bersih dari BPBD Cilacap, Rabu (25/8).

Baca Juga: Usaha Ternak Kelinci Pasang Surut, Ini Kata Praktisi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X