Aset Tanah, Pemkot Magelang Terus Berupaya Berunding Cari Solusi Terbaik dan Bermartabat

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:15 WIB
Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz didampingi wakilnya, M Mansyur, Sekda Joko Budiyono dan sejumlah kepala OPD menjelaskan seputar polemik dengan Akademi TNI kepada para awak media. (SM/Asef F Amani)
Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz didampingi wakilnya, M Mansyur, Sekda Joko Budiyono dan sejumlah kepala OPD menjelaskan seputar polemik dengan Akademi TNI kepada para awak media. (SM/Asef F Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Pemkot Magelang masih terus berupaya untuk berunding dengan Akademi TNI terkait aset tanah dan gedung kantor Wali Kota Magelang sampai bertemu solusi terbaik dan bermartabat.

Meskipun saat ini sudah terpasang logo/lambang TNI di gedung tersebut pada Rabu (25/8).

Hal itu diungkapkan Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz saat jumpa pers di ruang VVIP kompleks kantor Wali Kota Magelang, Kamis (26/8).

Turut mendampingi wakilnya, M Mansyur, Sekda Joko Budiyono, dan segenap kepala OPD terkait.

"Sejak tahun 2012 memang jadi polemik. Sampai sekarang belum ketemu solusinya, meskipun sempat ada titik terang. Kami tidak diam saja, kami terus negosiasi dengan pihak Akademi TNI untuk menemukan solusi terbaik dan bermartabat," ujarnya.

Baca Juga: Realisasi Investasi Semester 1 2021 Mencapai Rp 442,8 T, Tetap Tumbuh Semasa Pandemi

Dia menuturkan, per hari Kamis (26/8) pihaknya mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo memohon bantuan penyelesaian masalah tanah bangunan kantor pemerintahan Kota Tidar ini.

Termasuk surat kepada Panglima TNI, Mendagri, Menteri Keuangan, dan lainnya, serta melapor ke Gubernur Jawa Tengah.

Dokter Aziz menjelaskan, pada 18 Agustus 2021 lalu, Deputi Bidkor Hukum dan HAM Kemenko Polhukam memfasilitasi Pemkot Magelang untuk membahas permasalahan ini bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Magelang, BPN Provinsi Jawa Tengah, pihak Akademi TNI, Kementarian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

‘’Hasil pertemuan itu masih dalam kajian. Tapi, Menkeu sempat mengatakan kalau Pemkot Magelang memakai gedung ini bukan tiba-tiba dan asal-asalan, tapi ada dasar hukumnya," katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X