Tim Samber Pungli Batang, Selama Tiga Bulan Berhasil Tindak 81 Pelaku Pungutan Liar

- Kamis, 25 April 2019 | 15:20 WIB
Rakor Tim Saber Pungli ketika berlangsung di ruang Abirawa Kantor Bupati Batang. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Rakor Tim Saber Pungli ketika berlangsung di ruang Abirawa Kantor Bupati Batang. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com – Tim Saber Pungli yang dipimpin Wakapolres Batang Kompol Heru Eko Wibowo, selama kurun waktu tiga bulan, dari Januari hingga Maret 2019, berhasil menindak 81 pelaku pungutan liar (pungli).

"Tim Saber Pungli terus melakukan kegiatan pencegahan untuk tidak melakukan mark-up, maupun pungutan liar.Dari kegiatan penindakan selama tiga bulan, kelompok kerja penindakan melakukan kegiatan 90 kali dan sudah menindak 81 pelaku,"kata Kompol Heru Eko Wibowo, usai Rapat Koordinasi (Rakor) Saber Pungli di Ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Kamis (25/4).

Diungkapkan, dari hasil penindakan sebagian kegiatan dari pelaku parkir liar yang tidak sesuai dengan peraturan daerah (perda), maupun perudang-undangan yang berlaku.

"Untuk saat ini memang kita lebih pada pembinaan kepada pelaku. Tetapi kalau terus berlanjut kita tegas melakukan tindak pindana ringan (kepada pelaku), dan kalau kerugiannya di atas Rp.100 juta, kita lakukan tindakan sesuai hukum,"tegas Kompol Heru Eko Wibowo.

Ia menambahkan, selain parkir liar memang ada dua kasus korupsi yang sekarang masih dalam penyelidikan dan penyidikan di Kecamatan Kandeman yang di tangani oleh Tim Saber Pungli.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Nasikhin dalam kesempatan tersebut mengatakan, ia sangat mengapresiasi keberhasilan kinerja Tim Saber Pungli yang bekerjasama dengan polsek - polsek dalam melakukan penindakan dan sosialisasi pencegahan.

"Selama tiga bulan ada 90 kegiatan penindakan dan ada 81 pelaku. Ini prestasi luar biasa yang artinya setiap harinya ada satu kali kegiatan," kata Nasikhin.

Ia juga meminta kepada tim penindakan saber pungli untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kepada pelaku parkir liar yang tidak sesuai dengan Perda maupun perundang undangan yang berlaku.

"Memamg terus ada keluhan masyarakat, ada praktek parkir liar yang tidak sesuai Perda seperti di parkir Minggon Jatinan, parkir Kliwonan di seputar alun - alun Batang dan di tempat parkir Pasar Batang. Oleh karena itu Pokja Penindakan bisa OTT pelaku parkir liar,"kata Sekda.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X