Meski Masih PPKM Level 4, Mall di DIY Mulai Buka

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:32 WIB
Mal di kota Jogja. (foto: pikiran rakyat)
Mal di kota Jogja. (foto: pikiran rakyat)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Mall dan pusat perbelanjaan di DIY sudah diperbolehkan buka meski masih berstatus PPKM Level 4.

Di Kota Yogyakarta, pusat perbelanjaan yang mulai buka antara lain Galeria, Lippo Mall, Malioboro Mall, dan Jogjatronik.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi para pengelola mall.

Baca Juga: Polres Purworejo Pertemukan Pemuda Pancasila dan GMBI, Komitmen Jadi Kondusivitas Kamtibmas

Selain pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas, setiap orang yang masuk pusat perbelanjaan harus membawa kartu vaksin dari barcode Peduli Lindungi.

Anak dibawah usia 12 tahun juga tidak diizinkan masuk mall.

"Saat ini kita melakukan pemantauan agar pada awal buka ini pelaksanaannya bisa berjalan sesuai aturan," kata Heroe, Rabu, 25 Agustus 2021.

Baca Juga: Bupati Kebumen Masak Nasi Goreng di Rumahnya, Rohana Masih Tak Percaya

Sejumlah mall di Sleman juga menyampaikan sudah kembali beroperasi.

Sekda Sleman Harda  Kiswaya menjelaskan, sebelum diizinkan buka, kesiapan sarana prasarana pusat perbelanjaan telah disurvei oleh tim Pemkab.

Semuanya dinilai sudah memenuhi syarat bahkan sudah lebih dari 90 persen karyawan yang divaksin.

"Di masing-masing mall ada gugus tugas yang mengawasi kepatuhan prokes. Kalau ada pengelola yang melanggar akan dijatuhi sanksi," tandasnya.

Di tahap awal, belum semua tenant diperbolehkan buka seperti bioskop, tempat hiburan, dan sarana bermain anak.

Untuk sementara hanya tenant yang menyediakan kebutuhan sehari-hari yang boleh beroperasi.

Implementasi kebijakan ini akan dievaluasi. Jika kondisi semakin membaik, aturan nantinya bakal diperlonggar.

"Contohnya di sektor industri. Sekarang sudah tidak ada lagi sistem shifting sebagaimana yang diinginkan para pelaku industri," kata Harda.

Uji coba implementasi prokes pada pusat perbelanjaan ini dituangkan dalam Instruksi Bupati Sleman Nomer 25 Tahun 2021.

Dalam regulasi itu disebutkan jam operasional mall dibatasi dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

Restoran dan kafe yang ada di dalam mall juga belum diperbolehkan melayani makan di tempat.

Aturan lainnya adalah semua pengunjung dan karyawan wajib menjalani skrining menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, serta larangan masuk mall bagi warga usia dibawah 12 tahun dan diatas 70 tahun.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap dengan adanya kelonggaran ini tidak membuat kasus Covid-19 meningkat.

Di lain sisi, pengoperasian mall ini diharapkan bisa memutar roda perekonomian masyarakat.

"Karyawan yang dirumahkan bisa bekerja kembali, dan pelaku UMKM dapat memasarkan lagi produknya," ucapnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB

Polres Pemalang Tangkap Pembuat dan Penjual Uang Palsu

Kamis, 25 November 2021 | 16:12 WIB
X