PTM di SMP Al Irsyad Solo Dihentikan, Sebelum Pulang Siswa di-Swab Antigen

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:34 WIB
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). Foto: Antara (Nugroho Wahyu Utomo)
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). Foto: Antara (Nugroho Wahyu Utomo)

SOLO, suaramerdeka.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati menanggapi kabar SMP Al Irsyad Solo yang tetap menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka, Selasa (24/8).

Diungkapkan Etty, Pemerintah Kota Surakarta masih melarang sekolah menggelar pembelajaran tatap muka mengingat Solo masih menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Karena nekat menggelar PTM, Pemerintah Kota Surakarta harus melakukan swab tes antigen kepada para siswa yang saat itu sedang mengikuti kegiatan.

"Ini ada 50 yang masuk. Saya minta anak-anak untuk pulang tetapi ini masih menunggu swab," kata Etty.

Baca Juga: Hoaks Vaksin Covid-19 Berbahaya; Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Ia mengatakan dari pihak sekolah sendiri sebelumnya tidak melakukan konsultasi maupun koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Ini tadi katanya ada kegiatan hafalan, tetapi tetap belum boleh. Tunggu sampai PPKM Level 3. Kami paham ini keinginan orang tua, anak, guru, tetapi kita tetap harus mengikuti aturan. Kalau level masih 4, ya daring dulu," katanya.

Terkait hal tersebut, Kepala SMP Al Irsyad Arif Budi Santoso mengatakan langsung menghentikan kegiatan tatap muka yang diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII itu.

Baca Juga: UKSW-PMI Perkuat Kerja Sama Penyediaan Darah

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X