Perkembangan Teknologi Membuka Lapangan Pekerjaan

- Sabtu, 30 Maret 2019 | 19:00 WIB
Dekan Fakultas Teknik Titiek Widyasari ST, MT memberi salam kepada wisudawan. (suaramerdeka.com/dok)
Dekan Fakultas Teknik Titiek Widyasari ST, MT memberi salam kepada wisudawan. (suaramerdeka.com/dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Di era modern seperti sekarang ini, kecerdasan buatan seperti teknologi, mesin maupun robot mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap hari pemberitaan media selalu meneriakan akan kehadiran mereka dalam berbagai aspek kehidupan umat manusia.

Kondisi demikian ini, menurut Rektor Universitas Janabadra, Dr Ir Edy Sriyono MT,  sehingga tak mengherankan bila manusia ketakutan bahwa perkembangan inovasi berbasis teknologi akan menggantikan peran manusia makin mengemuka. 

Jangan takut, karena cerita tentang inovasi teknologi dan peradaban manusia tidaklah sesederhana itu. Sejarah mencatat bahwa perkembangan teknologi dan otomatisasi justru dapat membuka lebih banyak pekerjaan bagi manusia sebagai akibat naiknya permintaan akan suatu barang dan jasa. 

''Teknologi dan otomatisasi dapat menghasilkan barang lebih cepat dan lebih terjangkau, dan mendorong naiknya permintaan konsumen yang lebih banyak lagi,'' ujar Rektor Universitas Janabadra, Dr Ir Edy Sriyono MT, saat memwisuda 313 sarjana di Kampus Universitas Janabadra Yogyakarta, Sabtu (20/3), 

Mereka yang berhasil lulus dan diwisuda dari Program Studi Magister Hukum 25 orang, Magister Managemen 15 orang, Magister Teknik 1 orang, Ilmu Hukum 83 orang, Manajemen 56 orang, Akutansi 63 orang, Ekonomi Pembangunan 5 orang, Teknik Sipil 39 orang, Teknik Mesi 6 orang, Teknik Informatika 14 dan Agribisnis 6 orang.

Menurut Rektor Universitas Janabadra, Edy Sriyono, sejak beberapa tahun terakhir ini, teknologi komputasi juga mendorong perkembangan perangkat lunak (software) dan kecerdasan buatan (artificial intelgence) secara besar-besaran. 

Alih-alih menggantikan peran manusia dalam bidang hukum, misalnya, penemuan teknologi software dan artificial inteligence malah mendorong bertumbuhnya lapangan pekerjaan. Biro sensus Amerika Serikat mencatat bahwa sejak tahun 2000, telah terjadi pertumbuhan lapangan pekerjaan untuk paralegal dan pengacara sebanyak 50.000 pekerjaan.

Oleh karena itu, wajar bila merasa khawatir bahwa perkembangan teknologi nantinya akan menggantikan peran manusia. Namun pola-pola yang tejadi di masa lalu tidaklah menunjukkan hal demikian. 

Perkembangan teknologi dan inovasi, lanjut Rektor Universitas Janabadra Edy Sriyono, justru dapat mendorong lebih banyak tenaga kerja yang diperkerjakan untuk menghadapi meningkatnya permintaan. 

Perkembangan teknologi dan inovasi tidak menggantikan peran manusia, melainkan menggesernya kepada pekerjaan-pekerjaan yang belum dapat dilakukan oleh teknologi, mesin, robot dan kecerdasan buatan.

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X