Habib Lutfi Bin Yahya: NU Harus Berani Jadi Benteng dan Pagar NKRI

- Minggu, 24 Maret 2019 | 16:30 WIB
Ulama kharismatik Habib Luthfi Bin Yahya ketika memberikan kata sambutan dalam acara Istighotsah Qubro untuk memperingati Harlah NU ke 93 di Batang. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Ulama kharismatik Habib Luthfi Bin Yahya ketika memberikan kata sambutan dalam acara Istighotsah Qubro untuk memperingati Harlah NU ke 93 di Batang. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Puluhan ribu warga jamaah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Batang menggelar Istighotsah Qubro dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-93 NU, di alun-alun Batang, Minggu (24/3).

Bupati Batang, Wihaji, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, sebagai warga NU, ia sangat bangga dan terharu bisa berkumpul bersama bermunajab, dan melaksanakan istighotsah qubro untuk memperingati hari lahir NU.

"Ada semangat yang terpancar dari warga NU dalam menjaga akhidah ahlussunah waljamaah. Semangat menjaga, merawat NKRI sebagai yang terdepan, tidak bisa dipecah belah dengan isu apa pun termasuk hoax dan ujaran kebencian,” papar Wihaji.

Ia mengatakan, zaman sekarang mudah sekali masyarakat menerima informasi dalam satu genggaman Handphone (HP). Maka jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas dan belum tentu kebenarannya. Apalagi sekarang, tambah dia, di tahun politik ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjwab menyebarkan hoax dan ujaran kebencian.

"Harus kita saring sebelum shering, agar kita tidak melanggar undang-undang IT, dan jangan mudah terpengaruh berita hoax serta hindari ujaran kebencian," pinta Wihaji.

Wihaji juga meminta kepada warga NU untuk dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu pada 17 April nanti.

“Karena pilihan anda akan menentukan pembangunan bangsa Indonesia lima tahun ke depan untuk memilih calon legislatif, Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ulama Kharismatik Habib Lutfi Bin Yahya menambahkan, Harlah NU untuk memperkuat ideologi Pancasila.

“Maka sebagai ahlissunah waljamaah, orang NU harus berani menjadi benteng dan pagar NKRI,” kata Habib Luthfi Bin Yahya.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X