Simpan Sabu, Oknum Pengelola Bisnis Paralayang Ditangkap BNNP DIY

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:34 WIB
BNNP DIY mengamankan tiga orang pelaku penyalahgunaan narkoba pada Rabu (18/8) malam.(suaramerdeka.com/dok)
BNNP DIY mengamankan tiga orang pelaku penyalahgunaan narkoba pada Rabu (18/8) malam.(suaramerdeka.com/dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY mengamankan tiga orang pelaku penyalahgunaan narkoba pada Rabu, 18 Agustus 2021 malam.

Ketiganya yakni AP (18), dan BH (31) serta seorang perempuan paro baya berinisial RA (40). Saat digrebek di rumah RA di wilayah Karanganyar, Jawa Tengah, mereka ditengarai hendak menggelar pesta sabu.

"Target utama kita sebenarnya adalah RA. Tapi saat dilakukan penggrebekan, didapati dua orang lelaki yang disinyalir juga akan menyalahgunakan shabu," ujar Kabid Pemberantasan BNNP DIY Kombes Tri Yunianto, Kamis, 19 Agustus 2021.

Tersangka RA selama ini diketahui bekerja sebagai pengelola bisnis paralayang.

Baca Juga: Menkominfo Siapkan Aturan TKDN Layanan 5G, Tiga Operator Lolos Laik Operasi

Pengungkapan perkara ini merupakan hasil pengembangan kasus atas nama tersangka RD yang ditangkap di Sleman pada bulan Juli lalu.

Dari tangan RD, petugas menyita ganja seberat 85 gram.

Sementara dalam kasus yang menjerat RA dan kedua rekannya, aparat BNNP DIY menemukan barang bukti sabu yang dikemas dalam 14 paket kecil dan 1 bungkus plastik.

Sabu itu ditempel dan disembunyikan dibalik keset yang ada di kolong tempat tidur pelaku.

Baca Juga: Mario Suryo Aji Berburu Hasil Terbaik di FIM CEV Jerez

Selain paket narkotika, petugas juga menyita plastik klip, timbangan, dan alat hisap sabu sebagai barang bukti.

"Total kami mengamankan 3 pelaku. Ketiganya sama-sama positif saat dilakukan tes urine untuk screening methamphetamine," kata Tri.

Para tersangka berikut barang bukti kini diamankan di kantor BNNP DIY, dan selanjutnya akan dilakukan pengembangan kasus.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka diancam dengan ketentuan UU RI Nomer 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X