Kebumen, suaramerdeka.com - Banyak cara dilakukan untuk memperingati HUT Ke-76 Republik Indonesia, yang jatuh pada 17 Agustus.
Salah satunya seperti yang dilaksanakan oleh Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebumen.
Perum Perhutani bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Pemerintah desa dan serta tokoh masyarakat Karangsambung menggelar napak tilas perjuangan Ki Hajar Welaran (Kolopaking IV).
napak tilas dilaksanakan dengan menziarahi petilasan Ki Hajar Welaran yang ada di lereng Gunung Paras.
Baca Juga: PPKM Turunkan Angka Penularan Covid-19 Luar Jawa-Bali, Airlangga: Sesuai yang Digariskan Presiden
Selain itu dilaksanakan pengibaran bendera merah putih jumbo ukuran 4x3 meter di puncak gunung paras Karangsambung. Kegiatan berlangsung Sabtu-Minggu (14-15/8).
Acara diawali dengan camping di Bukit Pentulu Indah kemudian dilanjutkan mendaki Gunung Paras.
Pada malam hari dilaksanakan sarasehan untuk mendengarkan cerita dari sesepuh desa terkait perjuangan Ki Hajar Welaran (Kolopaking IV) dalam mempertahankan Bumi Panjer agar tidak dikuasai penjajah.
"Sedianya Administratur akan turut serta kegiatan napak tilas tersebut. Namun karena ada undangan rapat via zoom beliau meninggalkan Pentulu Indah pukul 22.30," ujar Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Kebumen Ari Kurniawan.
Baca Juga: Produksi Lapangan Migas Pangkah PGN Saka Bertambah Jadi 13.000 BOEPD
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam membangun negeri ini.
Kegiatan tersebut akan diagendakan setiap tahun. "Ini baru awal ke depan setelah pandemi akan lebih meriah lagi," ujar Ari.
Kepala Desa Karangsambung Sentot Kusworo menyampaikan terima kasih kepada Perhutani yang telah mempelopori kegiatan napak tilas pejuang Kebumen dalam melawan penjajah.
"Hal ini akan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat berkarya pemuda Karangsambung," ujarnya.
Artikel Terkait
Perhutani - PT RPN Tandatangani Mou Pengembangan Porang
Perhutani Salurkan Bantuan Hewan Kurban senilai Rp 506,7 Juta
UNS Tandatangani MoU dengan Perhutani, Dukung Merdeka Belajar