70 Persen Wilayah Kota Pekalongan Tergenang

- Minggu, 27 Januari 2019 | 23:45 WIB
BERMAIN: Sejumlah anak di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan bermain menggunakan batang pisang saat banjir menggenangi lingkungan tempat tinggal mereka, Minggu (27/1). (Foto: suaramerdeka.com/Isnawati)
BERMAIN: Sejumlah anak di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan bermain menggunakan batang pisang saat banjir menggenangi lingkungan tempat tinggal mereka, Minggu (27/1). (Foto: suaramerdeka.com/Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com -  Banjir besar melanda wilayah pantura, tidak terkecuali Kota Pekalongan. Hujan deras sejak Sabtu (26/1) sore hingga Minggu (27/1) pagi menyebabkan  70 persen luas wilayah Kota Pekalongan tergenang.

Banjir terjadi hampir merata di empat kecamatan se-Kota Pekalongan dengan ketinggian genangan antara hingga 1 meter. Sebanyak 3.183 warga mengungsi di sejumlah lokasi pengungsian.

Kelurahan Tirto terdampak banjir paling parah. Kelurahan ini berlokasi di antara Sungai Meduri dan Sungai Bremi. ‘’Banjir kali ini sangat besar karena luapan dari dua sungai bertemu di sini. Ditambah hujan deras yang tidak kunjung henti sejak Sabtu,’’ kata Sunaryo, warga Kelurahan Tirto.

Berdasarkan data BPBD Kota Pekalongan, banjir menggenangi 70 persen dari luas wilayah Kota Pekalongan 45,25 kilometer persegi. Banjir terjadi merata di empat kecamatan.

‘’Banjir kali ini banjir yang besar. Hampir menyeluruh Kota Pekalongan tergenang banjir,’’ terang Wali Kota Pekalongan Mochammad Saelany Machfudz usai meninjau pengungsi dan mendistribusikan bantuan kepada pengungsi di Masjid Al Karomah dan Gedung Olahraga (GOR) dan Kesenian Jetayu.

Dari laporan camat dan lurah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Banjir yang dipimpin Wali Kota Pekalongan di Ruang Kresna Setda Kota Pekalongan, Minggu (27/1) disampaikan, dari 27 kelurahan di empat kecamatan, hanya dua kelurahan yang tidak tergenang banjir.

Tujuh kelurahan di Kecamatan Pekalongan Utara, semua tergenang banjir. Begitu juga tujuh kelurahan masing-masing di Kecamatan Pekalongan Timur dan Kecamatan Pekalongan Barat, juga tergenang.

Sementara di Kecamatan Pekalongan Selatan, dari enam kelurahan, hanya dua kelurahan bebas banjir.  Selain Kelurahan Tirto, kelurahan terdampak banjir cukup parah lainnya yakni Kelurahan Pasirkratonkramat (Kecamatan Pekalongan Barat), Sampangan, Kelurahan Kauman dan Poncol (Kecamatan Pekalongan Timur), serta Bugisan Kelurahan Panjang Wetan dan Pabean Kelurahan Padukuhankraton (Kecamatan Pekalongan Utara.

Jumlah pengungsi 3.183 jiwa, tersebar di 19 lokasi. Di antaranya Masjid Al Karomah, GOR Jetayu, markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan, Masjid Jami  Setono, Stadion Hoegeng dan Mushala Assunah Krapyak Kidul.

Halaman:

Editor: Fadhil Nugroho Adi

Tags

Terkini

X