Satreskrim Polres Rembang Akan Periksa Pasar Wonokerto

- Kamis, 24 Januari 2019 | 19:36 WIB
Anggota Satreskrim Polres Rembang turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap bagian atap teras keliling Pasar Wonokerto yang ambruk pada Selasa petang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Anggota Satreskrim Polres Rembang turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap bagian atap teras keliling Pasar Wonokerto yang ambruk pada Selasa petang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Satreskrim Polres Rembang mengagendakan pemeriksaan terkait Pasar Wonokerto, setelah sejumlah atap terasnya mengalami ambrol pada Selasa (22/1) lalu. Petugas Satreskrim sudah terjun ke lokasi sesaat setelah atap pasar senilai sekitar Rp 4,6 miliar itu ambrol.

Kanit 3 Satreskrim Polres Rembang, Iptu Arif Kristiawan mengatakan, akan mempelajari lebih dalam terkait rincian pihak mana saja yang kira-kira bakal dimintai keterangan. Yang pasti, mereka yang direncanakan dimintai keterangan merupakan pihak-pihak terkait dengan Pasar Wonokerto.

“Kami akan mintai keterangan dulu dari pihak-pihak terkait. Masih kami pelajari lebih dalam (siapa saja yang akan dimintai keterangan),” terang Arif, saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Kamis (24/1).  

Sejumlah anggota Komisi C DPRD Rembang, Kamis siang juga melakukan pengecekan ke lokasi. Hasil pengecekan, mereka menemukan balok depan pasar, tepat di bawah pedagang, yang diduga putus. Selain itu berdasarkan penuturan pedagang, jika hujan mengguyur atap kios mengalami kebocoran.

Anggota Komisi C, Muhamad Imron meminta, adanya angin kencang tidak dijadikan sebagai alasan robohnya atap pasar. Sebab, dari awal menurutnya pekerjaan kontruksi pasar memang kurang berkualitas.

“Kami sayangkan, kondisi pasar yang pekerjaannya belum ada setahun sudah ambruk pada atap teras kelilingnya. Kalau memang masih masa pemeliharaan segera diperbaiki sebelum memakan korban. Karena (ada kerusakan) tepat di bawah pedagang,” ujar Imron.

Ia berharap, harus segera ada solusi terkait sejumlah kerusakan yang terjadi di Pasar Wonokerto. Apalagi, anggaran pembangunan pasar bersumber dari APBN. “Jangan sampai kerusakan dibiarkan berlarut sehingga berdampak buruk bagi warga,” imbuhnya.

Investigasi Menyeluruh

Sementara itu, Ketua Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Rembang, Bambang Wahyu Widodo, meminta kepada pihak kepolisian melakukan investigasi menyeluruh terkait Pasar Wonokerto.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X