Kembangkan Wisata Bahari, Bupati Kebumen Ganti Nama Kalibuntu Menjadi Kaliratu

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 11:52 WIB
 (Supriyanto)
(Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Nama kawasan wisata bahari Kalibuntu yang terletak di Desa Tanggulangin dan Jogosimo, Kecamatan Klirong.

Kawasan tersebut secara resmi berganti nama menjadi Kaliratu.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH yang memberi nama baru itu meresmikannya, Selasa, 10 Agustus 2021.

Baca Juga: Tak Kenal Lelah, Tiap Hari Staff Kelurahan Bendan Kergon Bagikan Masker ke warga

Malam sebelumnya, Bupati Arif Sugiyanto melakukan pemotongan seekor kerbau menandai perubahan nama itu tersebut.

Selain itu, tumpeng sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Masyarakat melarung sebagian makanan ke laut.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Kasus, Pemkot Pekalongan Masifkan Tracing-Testing Covid-19

Warga tidak melarung kepala kerbau melainkan sebuah replika yang terbuat dari styrofoam.

Bupati Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Hj Ristawati Purwaningsih SST MM menyampaikan bahwa sejak awal dirinya memang ingin mengubah nama kawasan Kalibuntu menjadi Kaliratu. Mengapa?

Karena ratu adalah simbol kecantikan, keindahan dan simbol kehormatan.

"Kalau Kalibuntu ini pemaknaannya bisa jadi membuat pikiran kita jadi buntu. Rezekinnya juga mampet Tapi kalau Kaliratu itu indah. Jadi saya ingin simbol kecantikan dan keindahan Kebumen ke depan ada di Kaliratu ini," ujar Bupati diiringi tepuk raya masyarakat saat peresmian nama Kaliratu di TPI Tanggulangin.

Bupati memiliki keinginan besar kawasan Kaliratu ini menjadi wisata Bahari seperti halnya di Ancol, Jakarta.

Dia melihat keindahan Kaliratu ini punya syarat yang lengkap, bahkan lebih untuk untuk menjadi pariwisata bahari berkelas nasional.

"Di sini potensinya banyak, keindahan alamnya tidak kalah dengan yang lain. Sumber daya ikan kita juga melimpah ada TPI di sini, wisata lautnya ada. Kita juga memiliki punya konservasi penyu, kemudian di sini Insya Allah juga akan dibangun shrimp estate atau lumbung udang yang modern. Jadi lengkap," ucap Bupati.

Untuk mendukung wisata bahari ini, Bupati akan menambahkan dua perahu besar di Kaliratu.

Perahu besar ini nantinya bisa digunakan para wisatawan untuk susur sungai sampai ke muara laut Kaliratu.

Pengunjung bisa bersantai dan menikmati alamnya yang indah.

"Ini harus kita rencanankan dari sekarang, karena potensi market wisata kita besar. Secara geografis Kebumen ini dekat dengan Yogya, apalagi ke bandara ini tidak sampai dua jam. Jadi ini potensial untuk menarik wisatawan ke Kebumen, karena jaraknya dekat," terang Bupati.

Bupati  menyampaikan, orentasi ke depan Kebumen harus mengarah menjadi kota wisata.

Kebumen memiliki potensi alam yang indah, kita punya laut, punya pegunungan, punya danau, gua juga banyak.

Wisata alam ini tinggal kita padukan dengan wisata budaya, kearifan lokal, serta kulinernya.

"Jadi Kebumen ke depan dikenal jadi kota wisata," katanya.

Yang perlu diperkuat adalah infrastruktur jalan, seperti di Kaliratu ini.

Bupati ingin pembangunan infrastuktur jalan di sini di benahi.

Pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan Dinas PUPR agar jalan menuju kawasan Kaliratu bisa diperbaiki.

Halaman:
1
2
3

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X