Jukung, Penjelajah Panorama Waduk Penjalin

- Kamis, 27 Desember 2018 | 07:12 WIB
WADUK PENJALIN : Sejumlah warga berlibur ke Waduk Penjalin, di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Brebes. (suaramerdeka.com / Teguh Inpras)
WADUK PENJALIN : Sejumlah warga berlibur ke Waduk Penjalin, di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Brebes. (suaramerdeka.com / Teguh Inpras)

BUMIAYU, suaramerdeka.com - Keindahan panorama alam Waduk Penjalin di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Brebes, menjadi pilihan sebagian warga untuk menghabiskan liburan panjang Natal. Menikmati bendungan air yang dibangun tahun 1930 semasa kolonial Belanda itu makin asyik dengan jukung.

Pengunjung bisa menjelajah perairan waduk dengan perahu kecil atau jukung. Mereka yang datang kebanyakan adalah rombongan keluarga. Tidak sedikit pasangan muda-mudi. Haris (38) salah seorang pengunjung mengatakan,"Mumpung pulang kampung saya sempatkan berkunjung ke waduk ini bersama keluarga."

Warga Bumiayu yang merantau ke Jakarta tersebut juga tertarik dengan kuliner ikan betutu yang dijual di warung-warung sekitar waduk. "Saya dengar ada menu ikan betutu. Saya ingin coba merasakan," kata dia.

Pengunjung lainnya Hartono (41) mengaku kaget dengan perubahan wajah waduk yang dulu kerap dikunjunginya semasa duduk di bangku SMA. "Banyak perubahan.Tangga menuju waduk dibuat warna warni, kemudian di sudut selatan waduk ada spot untuk selfie," ujar warga Bantarkawung itu.

Ketua Pokdarwis Waduk Penjalin Nurul Imani mengatakan ada lonjakan pengunjung saat liburan Natal meski tidak signifikan. Salah satu penyebabnya faktor cuaca kurang mendukung."Keramaian pengunjung terjadi pada pagi hingga siang. Kalau sore cuaca sudah mendung bahkan hujan," kata dia.

Khusus menyambut tahun baru 2019, Nurul menambahkan, paguyuban warga akan menggelar hiburan musik dan pesta kembang."Sedangkan pada pagi harinya atau tanggal 1 Januari 2019 ada pagelaran musik rock," kata dia.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X