Taman Ikan Bandeng Dikebut

- Jumat, 14 Desember 2018 | 02:56 WIB
REPLIKA BANDENG: Replika ikan bandeng mulai terlihat di taman yang dibangun di jalur lingkar selatan (JLS) turut Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo.   (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
REPLIKA BANDENG: Replika ikan bandeng mulai terlihat di taman yang dibangun di jalur lingkar selatan (JLS) turut Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Pembuatan taman ikan bandeng di jalur lingkar selatan (JLS) turut Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo saat ini masih dikebut untuk mengejar target rampung pada 25 Desember mendatang. Progres proyek taman yang dilengkapi tugu ikan bandeng dengan tinggi 15 meter itu telah 90 persen

‘’Tinggal sedikit lagi. Hanya tinggal proses finishing yakni pemasangan sirip ikan bandeng yang harus dilakukan secara bertahap,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Ahmad Faisal melalui Pengawas Lapangan Ariyanto Wibowo.

Dari pantauan di lapangan bentuk ikan bandeng mulai terlihat. Selain itu tulisan PATI telah terpasang, sehingga nampak megah. 

‘’Kami optimistis mampu terselesaikan sesuai dengan target. Sekarang memasang lembaran-lemaran sirip. Saat tertiup angin bisa bergerak sehingga terkesan lebih hidup,’’ terangnya.

Pemasangan sirip dilakukan satu per satu. Sedangkan untuk rangka ikan dari Pati dan sirip ikannya kami datangkan dari Juwana. Proyek itu menelan anggaran Rp 3,8 milair. Taman itu digadang-gadang dapat menjadi ikon baru untuk Kabupaten Pati.

Taman replika ikan bandeng itu sengaja dipasang di tengah JLS yang menjadi pintu masuk Kota Pati agar masyarakat luar daerah bisa lebih mengetahuinya. 

‘’Kami berharap saat pengemudi melintas di pantura bisa tahu ikon Kabupaten Pati salah satunya adalah ikan bandeng dan kuningan.’’

Kemegahan taman itu merefleksikan Pati menjadi kota industri dan sentra perikanan yang maju. Selain patung ikan bandeng, taman akan dilengkapi kapal, beragam jenis tanaman, lampu sorot serta air mancur.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X