Selundupkan Sabu Dalam Botol Susu Bekas, Dua Tersangka Ditangkap Ditresnarkoba Polda Jateng

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 17:09 WIB
Tersangka (dua dan tiga dari kanan) penyelundupan sanu di dalam botol susu bekas. (suaramerdeka.com /dokumentasi)
Tersangka (dua dan tiga dari kanan) penyelundupan sanu di dalam botol susu bekas. (suaramerdeka.com /dokumentasi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ditresnarkoba Polda Jateng menangkap dua tersangka yang menyelundupkan narkotika jenis sabu di dalam botol susu bekas.

Kedua tersangka berinisial TM (41) seorang petani dan TS (37) ibu rumah tangga asal Bangkalan Jawa Timur.

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian mengungkapkan, kronologi penangkapan tersebut bermula pada Rabu (4/8) tim mendapat laporan dari petugas Bea Cukai Kanwil Jateng dan DIY, bahwa ada paket dari sebuah ekspedisi di Kota Semarang sebanyak 4 paket yang terbungkus kardus dari Malaysia.

Baca Juga: Geliat Ekonomi Dunia, Berdampak Positif bagi Jateng

“Salah satu paket diduga berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina/Sabu, yang disamarkan dengan tumpukan baju bekas, perkakas alat rumah, makanan ringan,” katanya, Selasa, 10 Agustus 2021.

Selanjutnya tim berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk lakukan Control Delivery sampai pada penerima paket.

"Setelah sampai Madura dekat alamat penerima, kurir menghubungi penerima paket, setelah penerima menandatangani bukti tanda terima paket dan menerima paket, petugas dari Polda Jateng bersama Polda Jatim langsung melakukan penangkapan terhadap penerima paket sesuai resi yang dimaksud yaitu TM dan TS,"terangnya.

Baca Juga: Respon Covid-19, Rumah Zakat Salurkan Beasiswa Bagi 44 Ribu Yatim dan Dhuafa

Dari hasil penyelidikan petugas, diketahui bahwa paket berisi Narkotika jenis sabu seberat 441,21 Gram yang dibungkus dalam botol susu bekas yang tersebut dikirim oleh Mathori (suami TS) yang berada di Malaysia.

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian mengatakan akan terus berkomitmen dengan bea cukai untuk memberantas peredaran narkotika.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X