Pelantikan Perangkat, Desa Dilarang Pungut Biaya

- Senin, 5 November 2018 | 21:06 WIB
Pelaksanaan tes perangkat serentak terhadap tujuh desa yang digelar di SMAN 2 Rembang, Minggu (4/10) lalu diklaim berlangsung lancar dan tanpa kendala. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Pelaksanaan tes perangkat serentak terhadap tujuh desa yang digelar di SMAN 2 Rembang, Minggu (4/10) lalu diklaim berlangsung lancar dan tanpa kendala. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rembang mengingatkan kepada seluruh pemerintahan desa agar tidak meminta uang kepada perangkat terpilih untuk kepentingan pelantikan.

Plt Kabag Tata Pemerintahan Setda Rembang, Gunari menyatakan, larangan terhadap pemerintah desa untuk meminta uang kepada perangkat desa yang dinyatakan terpilih untuk proses pelantikan, sudah sesuai dengan regulasi.

Menurut Gunari, beda kasus jika para perangkat terpilih itu yang secara suka-rela menyumbang uang kepada panitia untuk proses pelantikan. Bisa jadi, para perangkat tersebut menyumbang lantaran menginginkan ada sanak saudara yang hadir saat pelantikan.

“Secara aturan, membayar pelantikan tidak ada, tidak diperbolehkan. Misalnya (perangkat) yang diantik mengundang saudara-saudaranya, dan titip konsumsi ke panitia, tidak masalah. Fleksibel, tidak terlalu kaku, tetapi memakai aturan,” terang dia.

Gunari mengungkapkan, pelaksanaan tes pengisian perangkat desa di SMAN 2 Rembang, Minggu (4/11) lalu berlangsung lancar. Sampai Senin (5/11) tidak ada persoalan yang dilaporkan kepada Tata Pemerintahan.

Ia menyebutkan, berdasarkan regulasi sehari setelah tes digelar pihak panitia melaporkan pelaksanaan tes kepada Kades. Jika tidak ada persoalan, selanjutnya Kades mengajukan rekomendasi kepada Camat setempat.

“Pengajuan rekomendasi kepada Camat paling lama sepekan setelah tes. Camat atas nama bupati memberikan rekomendasi jika tidak ada persoalan fatal, semisal calon terpilih tersangkut kasus hukum, dan sebagainya,” ujarnya.

Gunari menambahkan, pelaksanaan pelantikan perangkat dilakukan di masing-masing desa lantaran yang mengeluarkan SK adalah Kepala Desa. Pihak Tata Pemerintahan hanya memantau dan datang jika memang diundang. “Terpenting ada laporan kepada kami,” tandasnya.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X