Beredar Disinformasi Vaksin Sebabkan Kematian, Vaksinasi Difabel Sepi Peminat

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 15:10 WIB
Salah satu difabel menerima suntikan vaksinasi. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
Salah satu difabel menerima suntikan vaksinasi. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Gerai Vaksin Polres Boyolali Selasa (10/8), sepi peminat.

Hanya 15 orang saja yang datang, dari total 20 dosis yang disiapkan.

Wakapolres Boyolali Kompol Alfian Satya Permadi mengatakan, vaksinasi disabilitas dilakukan untuk mengedukasi masyarakat. Bahwa vaksinasi juga aman bagi penyandang disabilitas

“Sayangnya, vaksinasi disabilitas masih sepi peminat,” katanya ditemui usai acara vaksinasi, seperti dikutip dari Suara Merdeka Solo.

Pihaknya menyediakan dua vial atau sekitar 20 dosis vaksin. Ternyata hanya 15 orang yang datang. Mereka yang tidak datang beralasan sedang sakit ataupun takut.

Diakui Alfian, ada disinformasi yang muncul bahwa pasca vaksin bisa meninggal.

Baca Juga: PDH Anggota DPRD Kota Tangerang Gunakan Louis Vuitton, Pengacara: Lantaran KPK Dimatikan

“Memang dimasyarakat ada disinformasi pasca vaksin bisa menyebabkan meninggal. Padahal itu kemungkinannya sangat kecil, itupun yang meninggal bukan karena vaksin," kata Alfian

Informasi negatif tersebut memicu kekhawatiran dan menyebabkan banyak masyarakat takut divaksin. Sehingga ketika waktu vaksin, justru banyak yang tidak datang karena takut.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kikis Individualisme, Galakkan Nilai-Nilai Bung Karno

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:15 WIB

Peduli Lingkungan, Raih Penghargaan SDGs Awards

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:51 WIB
X