Bupati Batang Resmi Membuka Lomba Mapsi Tingkat SD

- Kamis, 18 Oktober 2018 | 06:36 WIB
BUKA MAPSI: Bupati Wihaji didampingi Kepala Disdikbud Ahmad Taufiq, membuka lomba Mapsi tingkat Kabupaten Batang, dengan pemukulan rebana. (suaramerdeka.com / Kasirin Umar)
BUKA MAPSI: Bupati Wihaji didampingi Kepala Disdikbud Ahmad Taufiq, membuka lomba Mapsi tingkat Kabupaten Batang, dengan pemukulan rebana. (suaramerdeka.com / Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com – Bupati Batang Wihaji membuka resmi lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) ke 21 tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 2 Subah, Rabu (17/10).

Dalam kata sambutannya Bupati mengungkapkan, zaman sudah berubah. Kemajuan teknologi sangat cepat, banyak hal positif dan negatif di dalamnya. Dengan demikian harus ada kreatifitas dan inovasi untuk menjawab tantangan hidup agar bisa tetap survive.

"Kreativitas dan inovasi perlombaan Mapsi harus muncul yang semangatnya tetap islami. Ini bukan gagal paham tentang islami, tetapi untuk menjadikan Mapsi dicintai dan ditauladani serta menjadi kebanggaan bagi siswa. Lomba Mapsi ini selain untuk bersilaturahmi juga sebagai sarana menunjukan prestasi dan kwalitas anak didik dari masing-masing sekolah dasar,” ujar Wihaji.

Satuan pendidikan tingkat kecamatan, urai Bupati, menjadi contoh bagi anak didik dalam menorehkan prestasi. Maka harus ada persamaan presepsi dan perspektif tentang Mapsi, baik di lingkungan sekolah, wali murid, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Mendidik anak tidak hanya mengajar saja, tetapi lebih pada memberikan contoh atau teladan yang secara komprehensif. Di mulai dari lingkungan keluarga atau orang tua. Di lingkungan sekolah maupun lingkungan bermain, sehingga anak memiliki karakter yang berintegritas dan budi pekerti,”terang Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Penidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Ahmad Taufiq menambahkan, lomba Mapsi diselenggarakan setiap tahun sebagai tolok ukur kurikulum Pendidikan Agama Islam dan baca tulis huruf Alquran tingkat SD. "Prestasi ini dapat menjadi bekal kesuksesan untuk anak kita, serta memacu diri dalam meningkatkan keimanan dan mengamalkan agama dengan benar dan pener sehingga membawa kemaslahatan bagi masyarakat," kata Ahmad Taufiq.

Tak hanya itu, imbuh Ahmad Taufiq, lewat perlombaan tersebut juga dapat meningkatkan akhlakul karimah. Menumbuhkembangkan ketrampilan hidup (life skil) dan meningkatkan seni yang terkandung dalam ajaran Islam.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Kukrit Ditunjuk Jadi Ketum PPHI Jateng

Selasa, 24 Januari 2023 | 16:40 WIB

Gerindra Jateng Sambut Sekber Gerindra-PKB Pemilu 2024

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:03 WIB
X