PPKM Darurat di Cilacap, 76 Hajatan Dibubarkan Satgas Gabungan

- Senin, 9 Agustus 2021 | 08:12 WIB
Petugas gabungan membubarkan pelaksanaan hajatan yang digelar warga Kabupaten Cilacap. (suaramerdeka.com / dok)
Petugas gabungan membubarkan pelaksanaan hajatan yang digelar warga Kabupaten Cilacap. (suaramerdeka.com / dok)

CILACAP, suaramerdeka.com - Selama berlangsungnya PPKM Darurat sampai 2 Agustus lalu, petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP, serta instansi terkait lain telah membubarkan 76 kegiatan hajatan.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengatakan, selama pemberlakuan PPKM Darurat petugas gabungan telah menggelar beberapa kegiatan.

Menurutnya, petugas telah melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan dengan menggelar sosialiasi ke masyarakat sebanyak 2.608 kali.

Lalu, penyemprotan disinfektan sebanyak 1.188 kali, pembubaran kerumunan sebanyak 2.265 kali, serta pembubaran hajatan sebanyak 76 kali.

Baca Juga: Pekerja Industri Jalani Vaksinasi, Diharap Percepat Pemulihan Ekonomi

Dari pelanggaran itu denda yang diperoleh sebesar Rp 9.421.000 yang telah disetorkan ke kas negara.

"Kami juga melaksanakan operasi yustisi, dengan kegiatan sebanyak 3.356 kali," ucap Kapolres, baru-baru ini.

Kapolres menuturkan, dari operasi yustisi, terjaring pelanggar sebanyak 58 orang, membubarkan aktivitas PKL sebanyak 412 kali, pertokoan sebanyak 67 kali, cafe/karaoke/tempat hiburan sebanyak 58 kali.

Kemudian, pusat perbelanjaan sebanyak 13 kali, pasar tradisional sebanyak 19 kali, serta wisata/area publik/hajatan 27 kali.

Baca Juga: Polemik Seragam Sekolah, Bupati Blora Minta Tidak Memberatkan Orang Tua Murid 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB
X