Pembangunan Bendungan Bener Dipercepat Setahun

- Selasa, 4 September 2018 | 04:33 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

PURWOREJO, suaramerdeka.com  – Pembangunan Bendungan Bener yang masuk dalam program strategis nasional direncanakan selesai satu tahun lebih cepat dari rencana semula 2023.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Purworejo, Suranto mengungkapkan, pembangunan Bendungan Bener saat ini masih proses pengadaan tanah. Beberapa bulan lalu sosialisasi pengadaan tanah dilakukan di desa-desa terkait.

“Proses tender ditangani pemerintah pusat. Kita di daerah yang akan menerima manfaat dan penyediaan lahan. Tidak ada sharing (anggaran dengan pemerintah daerah) untuk pembebasan lahan, semua di pusat,” ungkapnya, kemarin.

Pembangunan Bendungan Bener ditargetkan selesai dalam waktu lima tahun yakni pada 2023. Namun rencananya proses pembangunan akan dipercepat satu tahun. “Target selesai 2023, tapi mau dipercepat satu tahun,” katanya.

Suranto menambahkan, air dari Bendungan Bener akan lebih difokuskan untuk mensuplai air air bersih, bahkan sampai ke bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). Sedangkan untuk irigasi pertanian tidak signifikan, yakni hanya 5,4 persen saja.

Menurut Kabid Sumber Daya Air DPUPR Purworejo, Gunarto, pembangunan Bendungan Bener memang ditargetkan selesai 2023, namun Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak ingin bisa diselesaikan satu tahun lebih cepat.

Meski pemanfaatan untuk irigasi tidak signifikan, namun tambahan air dari Bendungan Benar akan sangat membantu ketersediaan air di sistem irigasi Kedung Putri dan Boro. “Kalau ketersediaan airnya terjamin pengaturannya lebih mudah. Selama ini kalau musim tanam (MT) kedua ketersediaan air kurang, sehingga harus bergilir,” katanya.

Gunarto merinci, Bendungan Bener yang berkapasitas 90 juta m3 akan berlokasi di Desa Guntur, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Daerah genangan selain di wilayah Kecamatan Bener dan Gebang di Kabupaten Purworejo juga di wilayah Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo.

Adapun daerah penerima manfaat untuk air bersih yakni Kabupaten Purworejo, sebagian Kabupaten Kebumen, dan sebagian Kabupaten Kulonprogo. Sedangkan penerima manfaat irigasi di wilayah Kabupaten Purworejo. 

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X