Retribusi Pasar Tradisional Kembali Diberlakukan, Kadinas Perdagangan: Berlaku untuk Juli Kemarin

- Minggu, 8 Agustus 2021 | 07:22 WIB
retribusi pasar (Agustinus Ariawan)
retribusi pasar (Agustinus Ariawan)

 

SOLO, suaramerdeka. com - Penarikan retribusi belasan pasar tradisional nonesensial yang sebelumnya dihentikan Pemkot Surakarta selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kini dilanjutkan kembali.

“Pembebasan retribusi untuk pasar tradisonal terdampak PPKM itu berlaku untuk sepanjang Juli kemarin. Penutupannya kan mulai 3-26 Juli dan mulai beroperasi lagi pada 27 Juli,” terang Kepala Dinas Perdagangan Heru Sunardi, kemarin.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, imbuh Heru, maka mulai bulan ini retribusi pedagang kembali diberlakukan Pemkot.

Baca Juga: Satgas Kampung Jetisharjo Siaga, Semprot Desinfektan Secara Berkala

“Sudah ditarik kembali normal.” terangnya.

Heru mengakui, aktivitas jual beli di pasar-pasar tersebut belum sepenuhnya normal usai ditutup selama tiga pekan.

Meski demikian kondisi tersebut tidak mengubah kebijakan Pemkot.

Baca Juga: Budi Daya Padi Gogo Upaya Diversifikasi Pertanian Tembakau, Dukung Konsep Natural Farming

“Kalau dari pengamatan dan komunikasi dengan para pedagang, saat ini kondisinya memang masih sepi. Mereka mengistilahkannya dengan masa recovery,” terang dia.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X