Atasi Kelangkaan, Kebumen Terima Tambahan Pasokan 45 Ton Elpiji Melon

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 10:12 WIB
Kepala Disperindag Kebumen Widiatmoko meninjau pasokan elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE). (suaramerdeka.com / Supriyanto)
Kepala Disperindag Kebumen Widiatmoko meninjau pasokan elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE). (suaramerdeka.com / Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - PT Pertamina (Persero) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kebumen melaporkan bahwa stok elpiji 3 kg selama tiga hari ke depan aman.

Hal itu adanya penambahan sebanyak 45 ton elpiji bersubsidi atau sekitar 15.120 tabung elpiji 3 kg. Penyaluran pasokan elpiji melon itu melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE).

Selanjutnya didistribusikan melalui agen dan pangkalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kebumen.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan bahwa adanya kelangkaan gas melon terjadi akibat kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

Baca Juga: Kesembuhan Harian Covid-19 Nasional Tembus Angka Tertinggi, Capai 48.832 Per Hari

Namun, dia memastikan bahwa kelangkaan itu bakal teratasi. Sebab, setiap harinya akan ada sembilan truk tabung gas yang dikirim ke Kebumen.

"Pengiriman dari Pertamina sudah kembali lancar. Setiap hari ada sembilan truk tabung gas elpiji yang didistribusikan untuk masyarakat," ujar Arif Sugiyanto, Jumat (6/8).

Bupati mengingatkan kepada para agen atau pedagang agar tidak melakukan penimbunan gas. Di saat kondisi yang sulit ini, kelangkaan gas bisa menambah beban masyarakat.

Jadi, jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menjualnya lebih mahal.

Baca Juga: Layani Masyarakat, Yayasan Kesehatan Telogorejo dan Komunitas Tionghoa Berbagi Sembako

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X