Toleransi Masyarakat di Pesisir Lasem Rembang, Bauran Berbagai Agama dan Etnis di Bawah NKRI

- Kamis, 8 Desember 2022 | 17:30 WIB
Jalan masuk ke Pondok Pesantren Kauman Lasem. (SM/dok)
Jalan masuk ke Pondok Pesantren Kauman Lasem. (SM/dok)

LASEM,suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan moderasi beragama merupakan salah satu solusi terbaik.

Yakni dalam mengantisipasi potensi konflik di negara yang memiliki keragaman seperti Indonesia.

Keberagaman suku, ras, agama dan kepercayaan, tidak menciptakan perpecahan, tetapi menjadi mozaik yang saling melengkapi.

Hal itu disampaikan Menteri Agama saat menjadi keynote International Conference On Religiuous Moderation (ICROM) di Jakarta baru-baru ini.

Baca Juga: 19 Manfaat Makan Bayam Bagi Kesehatan, Nomor 9 Paling Diinginkan Kaum Hawa

Kementerian Agama mencanangkan Tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi.

Adanya pencanangan ini dapat dipandang sebagai tanda kerinduan untuk membangun hidup bersama yang toleran.

Sekaligus, menjadi momen refleksi dan konsolidasi menguatkan kembali pentingnya toleransi dan peran semua pihak untuk menjaganya.

Penerapan moderasi beragama dan toleransi sudah berlangsung sejak dulu, salah satunya berlangsung di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X