KPID Jateng dan BPOM Semarang Sinergikan Pengawasan Siaran Obat dan Makanan di Lembaga Penyiaran

- Selasa, 6 Desember 2022 | 13:35 WIB
KPID Jawa Tengah menyepakati kerja sama pengawasan bersama BPOM Semarang dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani pimpinan kedua belah pihak, di Hotel Novotel Semarang, Senin 5 Desember 2022. Acara dihadiri Sekda Jateng Sumarno. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)(
KPID Jawa Tengah menyepakati kerja sama pengawasan bersama BPOM Semarang dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani pimpinan kedua belah pihak, di Hotel Novotel Semarang, Senin 5 Desember 2022. Acara dihadiri Sekda Jateng Sumarno. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)(

SEMARANG, suaramerdeka.com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menyepakati kerja sama pengawasan bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Ketua KPID Jawa Tengah dan Kepala BPOM Semarang di Hotel Novotel Semarang, Senin 5 Desember 2022.

PKS ditandatangani kedua pihak sebagai tindak lanjut penandatanganan Nota Kesepahaman antara KPI Pusat dengan Badan POM RI.

Baca Juga: Mengapa Susah Susah Beli Set Top Box? Ada yang Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box

Sebagaimana termaktub dalam perjanjian, kerja sama kedua lembaga meliputi pengawasan isi siaran di bidang obat dan makanan.

Pengawasan meliputi pemberitaan, publikasi, promosi dan iklan obat, obat tradisional, kosmetika, obat kuasi, suplemen kesehatan, pangan olahan, dan produk tembakau di lembaga penyiaran.

Koordinator Bidang Isi Siaran, Ari Yusmindarsih, sebagai Koordinator Pelaksana Kerja Sama, menyatakan pengawasan siaran obat dan makanan merupakan salah satu agenda pengawasan penting.

Sebab saat ini masif sekali siaran pengobatan lewat media penyiaran di Jawa Tengah, khususnya iklan pengobatan tradisional.

Baca Juga: Mau Nonton Siaran TV Digital Lewat HP Android Tanpa Set Top Box? Begini Caranya, Gunakan Alat Ini

“Produk dan jasa pengobatan mengisi mayoritas iklan di radio dan TV lokal, kita ingin siarannya tertib sesuai ketentuan,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X