Desa Wisata Bakal Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah di Jawa Tengah, Ini Alasannya

- Selasa, 6 Desember 2022 | 05:10 WIB
 Pengunjung melintas area camping Desa Wisata Pesona Garda Dusun Dawung Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang, belum lama ini.  (suaramerdeka.com/Modesta Fiska) (SM/Hendra Setiawan)
Pengunjung melintas area camping Desa Wisata Pesona Garda Dusun Dawung Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang, belum lama ini.  (suaramerdeka.com/Modesta Fiska) (SM/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Jawa Tengah memiliki 818 desa wisata yang tersebar di 35 kabupaten/kota.

Masing-masing desa wisata di Jawa Tengah memiliki keunikan tersendiri atau pembeda, sehingga memunculkan keragaman potensi wisata di setiap kabupaten/kota.

Pelaksana tugas Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, pemprov  terus menggarap program-program dalam pengembangan desa wisata di Jawa Tengah.

Baca Juga: Awas Tetap Waspada, Kejahatan Digital Makin Marak, Bank Indonesia Gandeng Polda Jateng

Pengembangan desa wisata ini diantaranya pemberian dana stimulan melalui mekanisme bantuan keuangan (Bankeu) kepada pemerintah desa.

Program yang akan dikembangkan itu, akan difokuskan pada bagaimana membangun kultur di desa wisata tersebut.

Menurutnya, kultur pariwisata di masyarakat desa itu dipandang penting dalam mendukung pengembangan desa wisata di sekitarnya.

Baca Juga: Waspada, STB di Rumah Cepat Panas dan Rusak, Begini Cara Merawatnya Biar Nonton Siaran TV Digital Aman

Bahkan nantinya, beberapa desa wisata yang ada di dekat destinasi nasional besar akan dipadukan untuk saling mendukung.

Misalnya kawasan Candi Borobudur, maka harus mampu mendukung dan berkolaborasi dengan desa-desa wisata di sekitarnya.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X