Duh, Harga Telur dan Minyak Goreng Picu Inflasi November di Jateng 0,15 Persen

- Kamis, 1 Desember 2022 | 18:30 WIB
Ilustrasi kenaikan harga telur ayam ras picu inflasi Jawa Tengah di bulan November 2022. (Erika Varga dari Pixabay)
Ilustrasi kenaikan harga telur ayam ras picu inflasi Jawa Tengah di bulan November 2022. (Erika Varga dari Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat pada November 2022 terjadi inflasi sebesar 0,15 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,81.

Inflasi di Jawa Tengah tertinggi terjadi di Purwokerto sebesar 0,31 persen dengan IHK 113,54, sedangkan inflasi terendah di Kota Surakarta sebesar 0,11 persen dengan IHK 114,32.

Kepala BPS Jawa Tengah Adhi Wiriana mengatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Baca Juga: 8 Penyebab Kanker Serviks pada Wanita yang Tidak Disadari, Nomor 3 Paling Sering, Cek Faktanya

Yakni kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,66 persen kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,35 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,33 persen.

Selain itu juga kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,32 persen diikuti kelompok transportasi sebesar 0,27 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,13 persen serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,07 persen.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Kuliner di Purworejo, Namanya Unik Tapi Sekali Gigit Bikin Ketagihan

Adhi menjelaskan penyebab utama inflasi pada November 2022 adalah kenaikan harga angkutan udara, telur ayam ras, minyak goreng, rokok kretek filter dan tomat.

Adhi menjelaskan, komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi terbesar adalah telur ayam ras sebesar 0,04 persen kemudian minyak goreng dan rokok kretek filter masing-masing 0,03 persen disusul tomat dan daging ayam ras masing-masing 0,02 persen.

Menurutnya, selain Purwokerto yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Tegal sebesar 0,21 persen dengan IHK sebesar 114,00 dan Cilacap sebesar 0,20 persen dengan IHK sebesar 112,77.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X