Kadin Jateng : Penggunaan Teknologi dan Digitalisasi pada Nelayan Jateng Mendesak Diterapkan

- Selasa, 29 November 2022 | 17:24 WIB
Acara FGD dengan tema Strategi Penggunaan Teknologi dan Digitalisasi pada Nelayan Tangkap Ikan di Jawa Tengah' yang berlangsung di Hotel Grasia, Senin (28/11/2022).  (SM/dok)
Acara FGD dengan tema Strategi Penggunaan Teknologi dan Digitalisasi pada Nelayan Tangkap Ikan di Jawa Tengah' yang berlangsung di Hotel Grasia, Senin (28/11/2022). (SM/dok)

 

SEMARANG,suaramerdeka.com- Permasalahan nelayan di Jateng sampai sekarang ini tak kunjung selesai.

Mulai dari kemiskinan, belum pada masalah pertataniagaan BBM khusus nelayan, hingga harga jual ikan yang tak sebanding dengan daya tangkap.

Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman menyoroti masalah tersebut saat didaulat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) ''Strategi Penggunaan Teknologi dan Digitalisasi pada Nelayan Penangkap Ikan di Jawa Tengah''.

Baca Juga: 4 Tips Menanam Pohon Pisang di Pekarangan Rumah Agar Terhindar dari Masalah

Kegiatan itu digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng di Grasia Hotel, Senin (28/11/2022).

Menurut Sukirman, secara kemaritiman dan kelautan negara Indonesia kaya.

Namun persoalannya, nasib nelayan tak kunjung membaik terutama nelayan tradisional.

Di Jateng sendiri, jumlah nelayan sebanyak 158 ribu yang tersebar di pesisir utara dan selatan.

''Persoalan ekonomi tak kunjung selesai. Belum saat musim baratan. Mereka bertahan harus dengan istilah gali lubang tutup lubang. Utang sana-sini. Ini persoalan mendasar,” jelasnya dalam FGD.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X