Aplikasi KIR Online Diapresiasi Juri KIPP

- Sabtu, 14 Juli 2018 | 19:00 WIB
Foto: Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina memaparkan aplikasi Siap Uji KIR Online di hadapan tim juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2018.     (suaramerdeka.com/dok)
Foto: Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina memaparkan aplikasi Siap Uji KIR Online di hadapan tim juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2018. (suaramerdeka.com/dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Setelah masuk Top 99, aplikasi Siap Uji KIR Online dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang dipaparkan di hadapan juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2018. Paparan disampaikan Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina di gedung Kemen PANRB, belum lama ini.

Usai paparan, tim juri mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemkot Magelang ini. Seperti disampaikan JB Kristiadi, salah satu juri, bahwa aplikasi ini dapat mempermudah petugas dalam mengetahui kondisi dan riwayat kendaraan, sekaligus mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

“Aplikasi ini, kata Kristiadi dapat mempermudah pemilik kendaraan dalam mengurus KIR. Harapannya aplikasi ini bisa diterapkan dengan baik dan transparan,” ujar Kasubag Peliputan dan Publikasi Bagian Humas Pemkot Magelang, Anggit Pamungkas, Sabtu (14/7).

Anggit menuturkan, tim juri juga meyakini kalau aplikasi semacam ini bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Terutama dengan anggapan KIR yang selama ini terkesan sarat akan tindakan curang petugas maupun pemilik kendaraan.

“Selama ini, KIR terkesan sarat praktik pungutan liar (pungli). Banyak juga praktik curang dari pemilik kendaraan, seperti mengganti ban dengan menyewa terlebih dahulu saat akan KIR. Petugas pun harus tegas dan profesional menghadapi hal-hal semacam ini,” katanya.

Dalam paparan ini, katanya, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina didampingi oleh Kepala Dishub Kota Magelang, Suryantoro dan Asisten 1 Setda Kota Magelang, Muji Rochman.

Sementara itu, Windarti mengaku, Pemkot Magelang telah berkomitmen agar pelayanan uji KIR dilakukan secara profesional. Aplikasi ini wujud tranparansi layanan pemerintah kepada masyarakat, mulai dari biaya sampai tahapan pengecekan kendaraan.

“Aplikasi ini dibuat dengan maksud untuk mempermudah pelayanan. Selain biaya yang bisa diketahui langsung juga memangkas waktu pelaksanaan KIR. Koimitmen kami ingin berupaya mencegah praktik pungli di pelayanan publik,” jelasnya.

Menurutnya, sejauh ini pelaksanaan KIR kendaraan di Kota Magelang sudah dilakukan sesuai prosedur. Jika setelah dicek kendaraan tidak lolos uji, akan diberi surat perintah perbaikan. Petugas akan memberi batas waktu untuk melakukan perbaikan dan kemudian dilakukan pengecekan (KIR) ulang.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X