Advokat Persoalkan Pendirian DPC Peradi Kebumen Cacat Etika

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 20:50 WIB
ADVOKAT: Sejumlah advokat foto bersama saat memberikan tanggapan kepada media pers terkait pendirian DPC Peradi Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
ADVOKAT: Sejumlah advokat foto bersama saat memberikan tanggapan kepada media pers terkait pendirian DPC Peradi Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

 

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Pendirian DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kebumen menuai kontroversi. Sejumlah advokat anggota Peradi justru mempersoalkan pendirian organisasi profesi advokat tersebut karena dinilai cacat etika dan tidak sejalan dengan AD/ART.

Bahkan para advokat tersebut melayangkan surat kepada dewan pengurus nasional (DPN) Peradi. Salah satu pemicunya adalah pembentukan pengurus DPC Peradi Kebumen yang memilih pengacara Dr Teguh Purnomo SH sebagai ketua tidak melibatkan seluruh advokat yang beracara di kabupaten berslogan Beriman tersebut.

Perwakilan advokat Toha Masrur SH mengatakan bahwa sebelumnya sudah meminta tim inisiator pendirian DPC Peradi Kebumen agar mengundang para advokat di Kebumen. Kendati demikian hingga pelaksanaan pendirian beberapa perwakilan tidak diundang.

Baca Juga: FH Unnes Lakukan Pelatihan Pendaftaran Merek UMKM, Tingkatkan Penjualan dan Perlidungan Produk

"Dengan demikian kami menyatakan bahwa pembentukan DPC Peradi Kebumen adalah klaim sepihak dan tidak sah," ujar Toha Masrur kepada wartawan di Royal Cafe Jalan Pemuda Kebumen, Selasa (3/8).

Dalam kesempatan itu, sejumlah pengacara mulai dari yang senior maupun pengacara muda hadir. Tampak HD Sriyanto, Kasran SH, Candra Susi Subekti, Fandi Yusuf, Nur Rahmat SH, dan sejumlah pengacara lain juga hadir.

"Kami sepakat di Kebumen didirikan DPC Peradi. Akan tetapi proses pendiriannya harus benar dan sesuai etika," jelasnya.

Bila melihat AD/ART, kata Toha Masrur setidaknya harus ada 15 advokat. Meskipun undangannya 15 orang lebih, namun jika yang hadir kurang dari 15 maka tidak terpenuhi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2.358 Peserta Tes Berebut 100 Kuota CPNS Pemkab Kebumen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:51 WIB

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB

BIN Door to Door Vaksin Warga Temanggung

Kamis, 23 September 2021 | 20:30 WIB
X